
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yumeko &#187; kosakata</title>
	<atom:link href="http://www.yumeko.web.id/category/kosakata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.yumeko.web.id</link>
	<description>Belajar budaya dan bahasa Jepang bersama</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Mar 2010 08:00:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ukeru: lucu!</title>
		<link>http://www.yumeko.web.id/2010/01/06/ukeru-lucu/</link>
		<comments>http://www.yumeko.web.id/2010/01/06/ukeru-lucu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2010 05:31:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agro Rachmatullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[kosakata]]></category>
		<category><![CDATA[slang]]></category>
		<category><![CDATA[wakamono kotoba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yumeko.web.id/?p=527</guid>
		<description><![CDATA[
Ukeru!!!
ukeru adalah verba sangat umum yang artinya &#8220;menerima&#8221;.
アインシュタインはノーベル賞を受けました
ainshutain wa nooberu-shou o ukemashita
Einstein menerima hadiah Nobel

アインシュタイン (ainshutain): Einstein
ノーベル賞 (nooberu-shou): hadiah nobel
受ける (ukeru): menerima

Dari situ, banyak arti lain yang bisa diturunkan. Salah satu arti turunannya adalah &#8220;populer&#8221;, &#8220;diterima baik&#8221;, atau &#8220;menjadi hit&#8221;.

Kenapa di sini digunakan kata ukeru atau &#8220;mendapat&#8221;? Tidak sulit membuat asosiasinya, karena misalnya penampilan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href='http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2010/01/maji_ukeru.jpg'><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2010/01/maji_ukeru-300x228.jpg" alt="ukeru: lucu!!!" title="ukeru: lucu!!!" width="300" height="228" class="alignnone size-medium wp-image-528" /></a><br />
<span style="font-size: 80%">Ukeru!!!</span></p>
<p><strong>ukeru</strong> adalah verba sangat umum yang artinya &#8220;menerima&#8221;.</p>
<p class="sample">アインシュタインはノーベル賞を受けました<br />
<strong class="exampleRomaji">ainshutain wa nooberu-shou o ukemashita</strong><br />
Einstein menerima hadiah Nobel</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
アインシュタイン (ainshutain): Einstein<br />
ノーベル賞 (nooberu-shou): hadiah nobel<br />
受ける (ukeru): menerima
</p></blockquote>
<p>Dari situ, banyak arti lain yang bisa diturunkan. Salah satu arti turunannya adalah &#8220;populer&#8221;, &#8220;diterima baik&#8221;, atau &#8220;menjadi hit&#8221;.</p>
<p><span id="more-527"></span></p>
<p>Kenapa di sini digunakan kata <strong>ukeru</strong> atau &#8220;mendapat&#8221;? Tidak sulit membuat asosiasinya, karena misalnya penampilan yang bagus akan <strong>mendapat</strong> banyak tepuk tangan, karya yang baik akan <strong>mendapat</strong> banyak pujian, dan musik yang hebat akan <strong>mendapat</strong> banyak pembelian. Ini contoh kalimatnya:</p>
<p class="sample">彼の漫画は大いに受けている<br />
<strong class="exampleRomaji">kare no manga wa ooi ni ukete iru</strong><br />
Komiknya sangat populer</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
彼 (kare): dia<br />
漫画 (manga): komik<br />
大いに (ooi ni): sangat<br />
受ける (ukeru): populer, hit
</p></blockquote>
<p class="sample">最近は猫の面白い画像を扱ったブログが受けるようだ<br />
<strong class="exampleRomaji">saikin wa neko no omoshiroi gazou o atsukatta burogu ga ukeru you da</strong><br />
Akhir-akhir ini sepertinya blog yang memuat gambar menarik kucing populer</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
最近 (saikin): akhir-akhir ini<br />
猫 (neko): kucing<br />
面白い (omoshiroi): menarik<br />
画像 (gazou): gambar<br />
扱う (atsukau): menangani, menyediakan<br />
ブログ (burogu): blog<br />
受ける (ukeru): populer, hit<br />
よう (you): sepertinya
</p></blockquote>
<p><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2010/01/ukeruukeru.gif" alt="ukeru ukeru!" title="ukeru ukeru!" width="450" height="86" class="alignnone size-full wp-image-529" /><br />
<span style="font-size: 80%">Komentar di <a href="http://fun.29g.net/h/93.php">suatu situs</a>: ukeru ukeru ukeru ukeru&#8230;!</span></p>
<p>Dari contoh penggunaan di atas, bisa dilihat bahwa sesuatu yang <strong>ukeru</strong> bersifat bagus, menarik, atau baik. Nah, dari sini, bisa ditarik arti yang lebih spesifik lagi yaitu sesuatu yang sangat lucu atau menarik bagi seseorang. Misalnya, lawakan yang <strong>ukeru</strong> adalah lawakan yang membuatmu tertawa terpingkal-pingkal. Penggunaan seperti ini sangat populer di kalangan anak muda. Inilah contohnya:</p>
<p class="sample">アンタの顔、超うけるー<br />
<strong class="exampleRomaji">anta no kao, chou ukeruu</strong><br />
Wajahmu lucu bangeet!</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
アンタ (anta): kamu<br />
顔 (kao): wajah<br />
超 (chou): sangat<br />
受ける (ukeru): lucu
</p></blockquote>
<p>Perhatikan, di contoh atas maksudnya &#8220;lucu&#8221; bukanlah lucu dalam artian imut (<strong>kawaii</strong>), tapi lucu yang membuat tertawa. Misalnya adalah wajah yang dipenuhi coret-coretan karena diisengi teman.</p>
<p class="sample">この動画、マジ受けたwww<br />
<strong class="exampleRomaji">kono douga, maji uketa www</strong><br />
video ini bener-bener bikin ngakak LOL</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
この (kono): ini<br />
動画 (douga): video<br />
マジ (maji): sangat<br />
受ける (ukeru): lucu
</p></blockquote>
<div style="text-align: right; font-size: 80%;">Sampingan: <a href="http://www.yumeko.web.id/2008/05/31/cara-orang-jepang-tertawa-di-internet/">www?</a></div>
<p>Jadi, saat temanmu melawak atau menceritakan sesuatu yang lucu, sebagai alternatif dari misalnya <strong>omoshiroi</strong> atau <strong>waraeru</strong>, coba katakan &#8220;<strong>ukeru, ukeru!</strong>&#8220;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yumeko.web.id/2010/01/06/ukeru-lucu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbagai cara untuk mengatakan &#8220;orang&#8221; di bahasa Jepang (3)</title>
		<link>http://www.yumeko.web.id/2009/12/17/berbagai-cara-untuk-mengatakan-orang-di-bahasa-jepang-3/</link>
		<comments>http://www.yumeko.web.id/2009/12/17/berbagai-cara-untuk-mengatakan-orang-di-bahasa-jepang-3/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 11:05:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agro Rachmatullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[kosakata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yumeko.web.id/?p=514</guid>
		<description><![CDATA[Masih melanjutkan seri 1 dan 2 mengenai berbagai cara mengatakan &#8220;orang&#8221;, di sini kita akan mempelajari dua cara baru.
-shi (師)
Kanji 師 (shi) berarti orang yang ahli di bidang tertentu. Oleh karenanya, kata-kata yang dibentuknya mengisyaratkan orang yang telah melalui pelatihan berat sampai akhirnya menjadi master.


kyoushi &#8211; (教師, guru) = orang yang mengajar
ryoushi &#8211; (猟師, pemburu) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masih melanjutkan seri <a href="http://www.yumeko.web.id/2009/12/01/berbagai-cara-untuk-mengatakan-orang-di-bahasa-jepang-1/">1</a> dan <a href="http://www.yumeko.web.id/2009/12/08/berbagai-cara-untuk-mengatakan-%E2%80%9Corang%E2%80%9D-di-bahasa-jepang-2/">2</a> mengenai berbagai cara mengatakan &#8220;orang&#8221;, di sini kita akan mempelajari dua cara baru.</p>
<h3>-shi (師)</h3>
<p>Kanji 師 (<strong>shi</strong>) berarti orang yang ahli di bidang tertentu. Oleh karenanya, kata-kata yang dibentuknya mengisyaratkan orang yang telah melalui pelatihan berat sampai akhirnya menjadi master.</p>
<p><span id="more-514"></span></p>
<ul>
<li>kyoushi &#8211; (教師, guru) = orang yang mengajar</li>
<li>ryoushi &#8211; (猟師, pemburu) = orang yang memburu</li>
<li>majutsushi &#8211; (魔術師, penyihir) = orang ilmu sihir</li>
<li>renkinjutsushi &#8211; (錬金術師, alkemis/alkimiawan) = orang alkemi</li>
<li>uranaishi &#8211; (占い師, peramal) = orang yang meramal</li>
</ul>
<p class="sample">英語教師は生徒たちが黙っていたので再び英文を読み返した<br />
<strong class="exampleRomaji">eigo kyoushi wa seito tachi ga damatte ita no de futatabi eibun o yomikaeshita</strong><br />
Karena murid-muridnya diam saja, guru bahasa Inggris tersebut membaca kalimatnya sekali lagi.</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
英語 (eigo): bahasa Inggris<br />
教師 (kyoushi): guru<br />
生徒 (seito): murid<br />
たち (tachi): menandakan banyak orang<br />
黙る (damaru): diam<br />
再び (futatabi): lagi<br />
英文 (eibun): kalimat bahasa Inggris<br />
読み返す (yomikaesu): membaca ulang
</p></blockquote>
<p>Menarik untuk diketahui bahwa judul bahasa Jepang dari manga/anime &#8220;<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fullmetal_Alchemist">Fullmetal Alchemist</a>&#8221; adalah <strong>hagane no renkinjutsushi</strong> (鋼の錬金術師) yang arti harfiahnya &#8220;alkemis baja&#8221;.</p>
<h3>-shi (士)</h3>
<p>Di sini kanjinya juga dibaca <strong>shi</strong>, namun kali ini artinya pria (士). Walaupun begitu, tentu saja contoh kata-kata yang diberikan di bawah mengalami generalisasi sehingga bisa juga mengacu pada wanita.</p>
<ul>
<li>bengoshi &#8211; (弁護士, pengacara) = orang yang membela</li>
<li>kangoshi &#8211; (看護士, perawat) = orang yang merawat</li>
<li>rikishi &#8211; (力士, pesumo) = orang kuat</li>
<li>hikoushi &#8211; (飛行士, pilot) = orang penerbangan</li>
<li>kishi &#8211; (騎士, ksatria, pasukan berkuda) = orang yang naik kuda</li>
</ul>
<p class="sample">宇宙飛行士になるにはどんな訓練が必要なの？<br />
<strong class="exampleRomaji">uchuu hikoushi ni naru ni wa donna kunren ga hitsuyou na no?</strong><br />
Untuk menjadi astronot (pilot ruang angkasa), pelatihan seperti apa yang dibutuhkan?</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
宇宙 (uchuu): ruang angkasa<br />
飛行士 (hikoushi): pilot<br />
なる (naru): menjadi<br />
には (ni wa): agar, untuk, supaya<br />
どんな (donna): seperti apa<br />
訓練 (kunren): pelatihan<br />
必要 (hitsuyou): butuh
</p></blockquote>
<p>Terjemahan bahasa Jepang dari dari novel &#8220;<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Harry_Potter_dan_Orde_Phoenix">Harry Potter and the Order of the Phoenix</a>&#8221; adalah <strong>harii pottaa to fushichou no kishidan</strong> (ハリー・ポッターと不死鳥の騎士団), dan di sini <strong>kishi-dan</strong> berarti &#8220;kumpulan ksatria&#8221; (order, ordo).</p>
<h3>Penutup</h3>
<p>Di sini telah dipelajari cara-cara tambahan, namun masih terdapat cara-cara lain sehingga paling tidak masih akan ada 2 seri tambahan lagi. Semoga artikel ini bisa memperkaya perbendaharaan katamu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yumeko.web.id/2009/12/17/berbagai-cara-untuk-mengatakan-orang-di-bahasa-jepang-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbagai cara untuk mengatakan “orang” di bahasa Jepang (2)</title>
		<link>http://www.yumeko.web.id/2009/12/08/berbagai-cara-untuk-mengatakan-%e2%80%9corang%e2%80%9d-di-bahasa-jepang-2/</link>
		<comments>http://www.yumeko.web.id/2009/12/08/berbagai-cara-untuk-mengatakan-%e2%80%9corang%e2%80%9d-di-bahasa-jepang-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 07:41:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agro Rachmatullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[kosakata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yumeko.web.id/?p=509</guid>
		<description><![CDATA[Melanjutkan artikel sebelumnya, kita akan mempelajari cara-cara tambahan untuk mengatakan &#8220;orang&#8221; di bahasa Jepang.
-te (手)
te di bahasa Jepang berarti tangan. Di sini digunakan arti kiasannya yaitu &#8220;orang yang melakukan sesuatu&#8221;. Ini sebetulnya sangat masuk akal, sebab banyak pekerjaan atau aksi secara langsung melibatkan tangan. Inilah beberapa contohnya:


tsukurite (作り手, pembuat) = orang yang membuat (literal: tangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melanjutkan <a href="http://www.yumeko.web.id/2009/12/01/berbagai-cara-untuk-mengatakan-orang-di-bahasa-jepang-1/">artikel sebelumnya</a>, kita akan mempelajari cara-cara tambahan untuk mengatakan &#8220;orang&#8221; di bahasa Jepang.</p>
<h3>-te (手)</h3>
<p><strong>te</strong> di bahasa Jepang berarti tangan. Di sini digunakan arti kiasannya yaitu &#8220;orang yang melakukan sesuatu&#8221;. Ini sebetulnya sangat masuk akal, sebab banyak pekerjaan atau aksi secara langsung melibatkan tangan. Inilah beberapa contohnya:</p>
<p><span id="more-509"></span></p>
<ul>
<li><strong>tsukurite</strong> (作り手, pembuat) = orang yang membuat (literal: tangan yang membuat); <strong>tsukuru</strong> = membuat</li>
<li><strong>ukete</strong> (受け手, penerima); <strong>ukeru</strong> = menerima</li>
<li><strong>karite</strong> (借り手, peminjam/penyewa); <strong>kariru</strong> = meminjam</li>
<li><strong>urite</strong> (売り手, penjual); <strong>uru</strong> = menjual</li>
<li><strong>kaite</strong> (買い手, pembeli); <strong>kau</strong> = membeli</li>
</ul>
<p class="sample">中古車の売り手<br />
<strong class="exampleRomaji">chuukosha no urite</strong><br />
penjual mobil bekas</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
中古車 (chuukosha): mobil bekas<br />
売り手 (urite): penjual
</p></blockquote>
<h3>-shu (手)</h3>
<p>Kali ini digunakan juga kanji tangan (手) hanya saja dengan bacaan on-nya yaitu <strong>shu</strong>. Biasanya kata-kata dengan pembentukan ini mengisyaratkan bahwa orangnya memiliki keahlian tertentu. Perhatikan contoh kata-katanya:</p>
<ul>
<li><strong>kashu</strong> (歌手, penyanyi)</li>
<li><strong>untenshu</strong> (運転手, supir)</li>
<li><strong>senshu</strong> (選手, atlet) = orang pilihan</li>
<li><strong>joshu</strong> (助手, asisten) = orang yang membantu</li>
<li><strong>shashu</strong> (射手, pemanah)</li>
</ul>
<p class="sample">小さい頃の夢は歌手でした<br />
<strong class="exampleRomaji">chiisai koro no yume wa kashu deshita</strong><br />
Mimpiku waktu masih kecil adalah menjadi penyanyi</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
小さい (chiisai): kecil<br />
頃 (koro): masa, waktu<br />
夢 (yume): mimpi<br />
歌手 (kashu): penyanyi
</p></blockquote>
<h3>-ka (家)</h3>
<p>Di sini sebetulnya digunakan kanji rumah yaitu 家 (<strong>ie</strong>). Di bahasa Jepang, konsep &#8220;rumah&#8221; berkaitan erat dengan &#8220;orang&#8221; yang tinggal di rumah tersebut. Sebagai contoh, kata <strong>uchi</strong> bisa berarti &#8220;rumah&#8221; maupun &#8220;saya&#8221;. Dengan cara berpikir yang sama, di sini kanji rumah (家) memiliki arti &#8220;orang&#8221;. Pembentukan kata ini biasanya mengandung makna bahwa orangnya memiliki keahlian tertentu. Lihat contoh-contohnya:</p>
<ul>
<li><strong>mangaka</strong> (漫画家, komikus) = orang komik</li>
<li><strong>karateka</strong> (空手家, atlit karate)</li>
<li><strong>sakka</strong> (作家, penulis) = orang yang membuat</li>
<li><strong>seijika</strong> (政治家, politikus)</li>
<li><strong>senmonka</strong> (専門家, spesialis) = orang suatu bidang</li>
</ul>
<p class="sample">私のあこがれの作家は夏目漱石です<br />
<strong class="exampleRomaji">watashi no akogare no sakka wa natsume souseki desu</strong><br />
Penulis yang saya kagumi adalah Natsume Soseki</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
私 (watashi): saya<br />
あこがれ (akogare): kekaguman<br />
作家 (sakka): penulis<br />
夏目漱石 (natsume souseki): Natsume Soseki
</p></blockquote>
<h3>Penutup</h3>
<p>Kali ini kita melihat cara membentuk &#8220;orang&#8221; menggunakan kanji <strong>te</strong> (手, tangan) dan <strong>ie</strong> (家, rumah). Cara-cara tambahan akan kita tinjau di artikel berikutnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yumeko.web.id/2009/12/08/berbagai-cara-untuk-mengatakan-%e2%80%9corang%e2%80%9d-di-bahasa-jepang-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbagai cara untuk mengatakan &#8220;orang&#8221; di bahasa Jepang (1)</title>
		<link>http://www.yumeko.web.id/2009/12/01/berbagai-cara-untuk-mengatakan-orang-di-bahasa-jepang-1/</link>
		<comments>http://www.yumeko.web.id/2009/12/01/berbagai-cara-untuk-mengatakan-orang-di-bahasa-jepang-1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 14:03:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agro Rachmatullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[kosakata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yumeko.web.id/?p=507</guid>
		<description><![CDATA[Di bahasa Indonesia, kita punya banyak cara untuk mengatakan &#8220;orang&#8221;. Sebagai contoh, kata &#8220;penyanyi&#8221; berarti &#8220;orang yang menyanyi&#8221;. Dalam kasus ini digunakan awalan &#8220;pe-&#8221;. Namun orang yang pekerjaannya meneliti matematika bukanlah &#8220;pematematika&#8221;, tapi &#8220;matematikawan&#8221;. Kali ini yang digunakan adalah akhiran &#8220;-wan&#8221;.
Nah, di bahasa Jepang kita juga bisa menjumpai variasi yang tak kalah banyaknya untuk menyatakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di bahasa Indonesia, kita punya banyak cara untuk mengatakan &#8220;orang&#8221;. Sebagai contoh, kata &#8220;penyanyi&#8221; berarti &#8220;orang yang menyanyi&#8221;. Dalam kasus ini digunakan awalan &#8220;pe-&#8221;. Namun orang yang pekerjaannya meneliti matematika bukanlah &#8220;pematematika&#8221;, tapi &#8220;matematikawan&#8221;. Kali ini yang digunakan adalah akhiran &#8220;-wan&#8221;.</p>
<p>Nah, di bahasa Jepang kita juga bisa menjumpai variasi yang tak kalah banyaknya untuk menyatakan konsep &#8220;orang&#8221;. Sebagai kata yang berdiri sendiri, kita bisa menggunakan misalnya <strong>hito</strong> (人) atau <strong>mono</strong> (者). Namun yang akan ditinjau di sini adalah beragam cara membentuk kata dengan arti &#8220;orang yang melakukan sesuatu&#8221; atau &#8220;orang dengan profesi tertentu&#8221;.</p>
<p><span id="more-507"></span></p>
<h3>-bito (人)</h3>
<p>Kata-kata dalam kelompok ini menggunakan kanji yang sama dengan kanji <strong>hito</strong> (人) yang berarti orang. Hanya saja bacaanya sedikit berubah yaitu menjadi <strong>bito</strong>. Ini beberapa contoh katanya:</p>
<ul>
<li><strong>koibito</strong> (恋人, kekasih) = orang yang dicintai</li>
<li><strong>tabibito</strong> (旅人, musafir) = orang yang melakukan perjalanan</li>
<li><strong>kobito</strong> (小人, kurcaci) = orang kecil</li>
<li><strong>murabito</strong> (村人, penduduk desa) = orang desa</li>
<li><strong>tsuribito</strong> (釣り人, pemancing) = orang yang memancing</li>
</ul>
<div style="text-align: right; font-size: 80%;">Sampingan: <a href="http://www.yumeko.web.id/2008/07/15/tutorial-watarasebashi-11-konsonan-bersuara-pada-kata-gabungan/">Penyuaraan konsonan pada kata gabungan</a></div>
<p>Perhatikan bahwa pada kasus-kasus di atas semua kanjinya menggunakan bacaan kun.</p>
<p class="sample">彼女は恋人からの手紙を何度も読み返した<br />
<strong class="exampleRomaji">kanojo wa koibito kara no tegami o nandomo yomikaeshita</strong><br />
Dia membaca surat dari kekasihnya berulang-ulang</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
彼女 (kanojo): dia (perempuan)<br />
恋人 (koibito): kekasih<br />
から (kara): dari<br />
手紙 (tegami): surat<br />
何度も (nandomo): berkali-kali<br />
読み返す (yomikaesu): membaca ulang
</p>
</blockquote>
<h3>-jin (人)</h3>
<p>Di sini digunakan juga kanji <strong>hito</strong> (人) hanya saja bacaannya <strong>jin</strong>. Ini terutama digunakan untuk menyatakan kewarganegaraan atau asal seseorang. Ini contohnya:</p>
<ul>
<li><strong>nihonjin</strong> (日本人, orang Jepang)</li>
<li><strong>chuugokujin</strong> (中国人, orang China)</li>
<li><strong>indoneshiajin</strong> (インドネシア人, orang Indonesia)</li>
<li><strong>amerikajin</strong> (アメリカ人, orang Amerika)</li>
<li><strong>uchuujin</strong> (宇宙人, alien) = orang dari luar angkasa</li>
</ul>
<p class="sample">人類はまだ宇宙人に遭遇していない<br />
<strong class="exampleRomaji">jinrui wa mada uchuujin ni souguu shite inai</strong><br />
Umat manusia belum bertemu dengan alien</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
人類 (jinrui): umat manusia<br />
まだ (mada): belum<br />
宇宙人 (uchuujin): alien<br />
遭遇 (souguu): pertemuan
</p>
</blockquote>
<p>Namun perhatikan juga bahwa ini bisa juga digunakan di kasus lainnya, misalnya:</p>
<ul>
<li><strong>henjin</strong> (変人, orang aneh)</li>
<li><strong>shinjin</strong> (新人, orang baru)</li>
</ul>
<p class="sample">誰もが近づきたくないレベルの変人<br />
<strong class="exampleRomaji">daremo ga chikazukitakunai reberu no henjin</strong><br />
Orang yang kelewat aneh sampai-sampai tidak ada yang mau mendekat</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
誰も (daremo): tidak siapapun<br />
近づく (chikazuku): mendekat<br />
レベル (reberu): level, tingkatan<br />
変人 (henjin): orang aneh
</p>
</blockquote>
<h3>-nin (人)</h3>
<p>Kasus ini masih menggunakan kanji <strong>hito</strong> (人) juga, hanya saja dengan bacaan <strong>nin</strong>. Ini beberapa contohnya:</p>
<ul>
<li><strong>tsuukounin</strong> (通行人, orang lewat)</li>
<li><strong>juunin</strong> (住人, penduduk/penghuni)</li>
<li><strong>tanin</strong> (他人, orang lain)</li>
<li><strong>hannin</strong> (犯人, penjahat/kriminal)</li>
<li><strong>sennin</strong> (仙人, pertapa)</li>
</ul>
<p>Guru Son Goku dan Kuririn pada cerita Dragon Ball memiliki nama Jepang Kame Sennin (亀仙人) yang berarti &#8220;pertapa kura-kura&#8221;.</p>
<h3>-mono (者)</h3>
<p><strong>mono</strong> (者) yang berarti orang juga bisa langsung membentuk kata baru. Ini beberapa contohnya:</p>
<ul>
<li><strong>wakamono</strong> (若者, anak muda) = orang muda</li>
<li><strong>bakamono</strong> (馬鹿者, orang bodoh)</li>
<li><strong>shiawasemono</strong> (幸せ者, orang beruntung)</li>
</ul>
<p class="sample">二人の若者が木刀を手に、剣術稽古をしている<br />
<strong class="exampleRomaji">futari no wakamono ga bokutou o te ni, kenjutsu keiko o shite iru</strong><br />
Dua anak muda, dengan pedang kayu di tangannya, sedang berlatih ilmu pedang</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
二人 (futari): dua orang<br />
若者 (wakamono): anak muda<br />
木刀 (bokutou): pedang kayu<br />
手 (te): tangan<br />
剣術 (kenjutsu): ilmu pedang<br />
稽古 (keiko): latihan<br />
する (suru): melakukan
</p>
</blockquote>
<h3>-sha (者)</h3>
<p>Pada kasus ini digunakan kanji <strong>mono</strong> (者) namun dengan bacaan <strong>sha</strong>. Banyak katanya yang berhubungan dengan profesi.</p>
<ul>
<li><strong>suugakusha</strong> (数学者, matematikawan)</li>
<li><strong>kagakusha</strong> (科学者, ilmuwan) = orang sains</li>
<li><strong>isha</strong> (医者, dokter) = orang kedokteran</li>
<li><strong>kisha</strong> (記者, reporter)</li>
<li><strong>yuushousha</strong> (優勝者, pemenang)</li>
</ul>
<p>Kadang bacaannya bisa berubah menjadi <strong>-ja</strong> misalnya pada <strong>kanja</strong> (患者, pasien) yang arti literalnya &#8220;orang sakit&#8221; dan <strong>ninja</strong> (忍者) yang berarti &#8220;orang yang beraksi sambil bersembunyi&#8221;.</p>
<p class="sample">大学に入るときから数学者になりたいと思っていました<br />
<strong class="exampleRomaji">daigaku ni hairu toki kara suugakusha ni naritai to omotte imashita</strong><br />
Aku selalu berpikir ingin menjadi matematikawan semenjak masuk universitas</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
大学 (daigaku): universitas<br />
入る (hairu): masuk<br />
とき (toki): waktu<br />
から (kara): dari<br />
数学者 (suugakusha): matematikawan<br />
なる (naru): menjadi<br />
思う (omou): berpikir
</p>
</blockquote>
<h3>Penutup</h3>
<p>Walaupun di sini kita hanya melihat kata-kata yang menggunakan kanji <strong>hito</strong> (人) dan <strong>mono</strong> (者), masih banyak cara pembentukan &#8220;orang&#8221; yang lain. Kita akan meninjau cara-cara lainnya di artikel lain.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yumeko.web.id/2009/12/01/berbagai-cara-untuk-mengatakan-orang-di-bahasa-jepang-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kawatteru: aneh!</title>
		<link>http://www.yumeko.web.id/2009/10/31/kawatteru-aneh/</link>
		<comments>http://www.yumeko.web.id/2009/10/31/kawatteru-aneh/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 14:47:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agro Rachmatullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[kosakata]]></category>
		<category><![CDATA[after story]]></category>
		<category><![CDATA[audio]]></category>
		<category><![CDATA[clannad]]></category>
		<category><![CDATA[kamen rider]]></category>
		<category><![CDATA[Sagara Misae]]></category>
		<category><![CDATA[te iru]]></category>
		<category><![CDATA[tokusatsu]]></category>
		<category><![CDATA[visual novel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yumeko.web.id/?p=470</guid>
		<description><![CDATA[
Aneh?!? &#8211; Sumber gambar: Flickr
Kanji 変 (hen) bisa memiliki arti &#8220;perubahan&#8221; maupun &#8220;aneh&#8221;. Kata kawaru (変わる) yang menggunakan kanji tersebut bisa memiliki kedua arti itu sehingga orang sering salah menerjemahkannya. Di sini kita akan membahas hal tersebut.
Pertama-tama, perlu dipahami bahwa &#8220;perubahan&#8221; sebetulnya sangat berkaitan dengan &#8220;aneh&#8221;. Sebut saja warna kulit orang. Warna kulit orang bermacam-macam, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href='http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/alien.jpg'><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/alien-196x300.jpg" alt="Alien: aneh?" title="Alien: aneh?" width="196" height="300" class="alignnone size-medium wp-image-477" /></a><br />
<span style="font-size: 80%">Aneh?!? &#8211; Sumber gambar: <a href="http://www.flickr.com/photos/jabba1966/2821733584/">Flickr</a></span></p>
<p>Kanji 変 (<strong>hen</strong>) bisa memiliki arti &#8220;perubahan&#8221; maupun &#8220;aneh&#8221;. Kata <strong>kawaru</strong> (変わる) yang menggunakan kanji tersebut bisa memiliki kedua arti itu sehingga orang sering salah menerjemahkannya. Di sini kita akan membahas hal tersebut.</p>
<p>Pertama-tama, perlu dipahami bahwa &#8220;perubahan&#8221; sebetulnya sangat berkaitan dengan &#8220;aneh&#8221;. Sebut saja warna kulit orang. Warna kulit orang bermacam-macam, mulai dari putih, kuning langsat, sawo matang, sampai hitam. Saat ini, warna kulitmu adalah warna kulit normal manusia. Namun coba bayangkan bahwa suatu pagi kamu bangun dan warna kulitmu <strong>berubah</strong> menjadi hijau. Kamu tidak akan lagi menjadi normal, namun menjadi <strong>aneh</strong>! Jadi, &#8220;aneh&#8221; adalah keadaan yang terjadi kalau sesuatu yang normal <strong>berubah</strong> menjadi tidak normal. Oleh karenanya, tidaklah aneh (ehm) kalau makna &#8220;perubahan&#8221; dan &#8220;aneh&#8221; dijejalkan dalam satu kanji yaitu <strong>hen</strong> (変).</p>
<h3>Contoh kata yang menggunakan hen (変)</h3>
<p>Setelah memahami filosofi dasar kanji 変 tersebut, berikutnya kita lihat beberapa contoh kata yang menggunakannya. Tentunya kata paling sederhana yang bisa dibentuknya adalah kata <strong>hen</strong> itu sendiri yang merupakan <a href="http://tutorial.yumeko.web.id/adjectives.html">adjektiva-na</a> dengan arti &#8220;aneh&#8221;:</p>
<p class="sample">あの先生は変な人だよ<br />
<strong class="exampleRomaji">ano sensei wa hen na hito da yo</strong><br />
Guru itu orang yang aneh loh</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
あの (ano): itu<br />
先生 (sensei): guru<br />
変 (hen): aneh<br />
人 (hito): orang
</p></blockquote>
<p><span id="more-470"></span></p>
<p><a href='http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/henshin.jpg'><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/henshin-300x168.jpg" alt="Kamen Rider W Henshin" title="Kamen Rider W Henshin" width="300" height="168" class="alignnone size-medium wp-image-478" /></a><br />
<span style="font-size: 80%">Kamen Rider W: Henshin!</span></p>
<p>Namun pada kata seperti <strong>henshin</strong> (変身 = perubahan + tubuh), kanji <strong>hen</strong> artinya &#8220;perubahan&#8221;. Kalau kamu sering menonton film-film tokusatsu seperti Kamen Rider, kamu pasti sudah sangat hafal kata tersebut. Henshin!!! (berubah!)</p>
<p class="sample">満月を見ると彼は狼男に変身して殺人を犯す<br />
<strong class="exampleRomaji">mangetsu o miru to kare wa ookamiotoko ni henshin shite satsujin o okasu</strong><br />
Kalau melihat bulan purnama, dia akan berubah menjadi manusia serigala dan membunuh orang-orang</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
満月 (mangetsu): bulan purnama<br />
見る (miru): melihat<br />
彼 (kare): dia (laki-laki)<br />
狼男 (ookamiotoko): manusia serigala<br />
変身 (henshin): perubahan<br />
殺人 (satsujin): pembunuhan<br />
犯す (okasu): melakukan (kejahatan)
</p></blockquote>
<h3>Kawaru: berubah? aneh?</h3>
<p>Sekarang kita akan membahas kata bermasalah yang tadi disebutkan sebelumnya yaitu <strong>kawaru</strong>. Dia sering berarti &#8220;berubah&#8221; seperti contoh-contoh berikut:</p>
<p class="sample">悲しみが涙に変わる<br />
<strong class="exampleRomaji">kanashimi ga namida ni kawaru</strong><br />
kesedihan berubah menjadi air mata</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
悲しみ (kanashimi): kesedihan<br />
涙 (namida): air mata<br />
変わる (kawaru): berubah
</p></blockquote>
<p class="sample">結局、何も変わらない日々を送っていた<br />
<strong class="exampleRomaji">kekkyoku, nanimo kawaranai hibi o okutte ita</strong><br />
Pada akhirnya, aku melewati hari-hari tanpa perubahan apapun</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
結局 (kekkyoku): pada akhirnya<br />
何も (nanimo): tidak apapun<br />
変わる (kawaru): berubah<br />
日々 (hibi): hari-hari<br />
送る (okuru): melewati (hari, waktu, masa)
</p></blockquote>
<p>Namun kata <strong>kawaru</strong> juga bisa berarti &#8220;aneh&#8221;. Pada umumnya dia muncul dalam bentuk <strong>-te iru</strong> yaitu <strong>kawatte iru</strong> (bisa disingkat <strong>kawatteru</strong>). Dalam hal ini, <strong>-te iru</strong> bukan menyatakan &#8220;sedang berubah&#8221;, namun berarti bahwa &#8220;telah berubah menjadi aneh, dan hasilnya masih terus sampai sekarang&#8221; (baca tentang <a href="http://tutorial.yumeko.web.id/enduring.html#part3">hasil berlanjut</a>).</p>
<p class="sample">中でも一番変わってる帽子を買いました<br />
<strong class="exampleRomaji">naka de mo ichiban kawatteru boushi o kaimashita</strong><br />
Aku membeli topi yang paling aneh di ataranya</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
中 (naka): dalam<br />
一番 (ichiban): nomor satu, paling<br />
変わる (kawaru): menjadi aneh<br />
帽子 (boushi): topi<br />
買う (kau): membeli
</p></blockquote>
<p>Biasanya dari konteks akan sangat mudah untuk mengetahui arti yang dimaksud. Misalnya, kalau pada contoh di atas kita paksa artinya menjadi &#8220;berubah&#8221; tentu kalimatnya jadi aneh (topi yang berubah?!?).</p>
<h3>Contoh kasus: CLANNAD AFTER STORY</h3>
<p>Sebagai penutup, perhatikan cuplikan dari anime <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Clannad_(anime)">CLANNAD AFTER STORY</a> berikut:</p>
<p><a href='http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/clannad.jpg'><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/clannad-300x225.jpg" alt="Clannad After Story" title="Clannad After Story" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-479" /></a></p>
<p><small>Download: <a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/kawatteru-yumeko.mp3">kawatteru-yumeko.mp3</a> (47 KB)</small></p>
<p class="sample">あなたって変わってるわね～<br />
<strong class="exampleRomaji">anata tte kawatteru wa nee</strong></p>
<blockquote class="smallDict"><p>
あなた (anata): kamu
</p></blockquote>
<p>Pada episode tersebut, Misae bertemu laki-laki yang tidak dikenalnya sepulang sekolah. Laki-laki tersebut menanyakan apa keinginan Misae, karena katanya dia bisa mengabulkan apapun permintaannya. Kalau ketemu orang seperti itu, apa kesan kalian? Tentu saja &#8220;aneh&#8221; bukan? Oleh karenanya, terjemahan fansub yang diberikan di situ yaitu &#8220;You&#8217;ve changed quite a bit&#8221; (kamu telah cukup berubah) tidak cocok. Yang sesuai adalah &#8220;Kamu itu aneh ya&#8230;&#8221;</p>
<div style="text-align: right; font-size: 80%;">Sampingan: <a href="http://www.yumeko.web.id/2009/05/13/kata-paling-berbahaya-di-bahasa-jepang-anata/">Hati-hati menggunakan <strong>anata</strong></a></div>
<p>Penggunaan <strong>kawaru</strong> seperti ini sangat sering muncul, dan fansub yang salah menerjemahkannya juga bisa ditemui dari waktu ke waktu. Jadi semoga dengan pengetahuan ini kamu akan bisa lebih menikmati dorama, film, atau anime favoritmu dengan mengetahui arti yang sebenarnya!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yumeko.web.id/2009/10/31/kawatteru-aneh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
<enclosure url="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/kawatteru-yumeko.mp3" length="48064" type="audio/mpeg" />
		</item>
		<item>
		<title>Daftar verba transitif dan intransitif pada bahasa Jepang</title>
		<link>http://www.yumeko.web.id/2009/10/27/daftar-verba-transitif-dan-intransitif-pada-bahasa-jepang/</link>
		<comments>http://www.yumeko.web.id/2009/10/27/daftar-verba-transitif-dan-intransitif-pada-bahasa-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 23:46:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agro Rachmatullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Referensi]]></category>
		<category><![CDATA[kosakata]]></category>
		<category><![CDATA[intransitif]]></category>
		<category><![CDATA[transitif]]></category>
		<category><![CDATA[transitivitas]]></category>
		<category><![CDATA[verba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yumeko.web.id/?p=468</guid>
		<description><![CDATA[Untuk melengkapi artikel yang lalu tentang cara membedakan kata kerja transitif dan intransitif, di sini akan diberikan contoh kata kerjanya yang lebih lengkap.
Ingat bahwa kemungkinan besar daftar ini belum lengkap, tapi seharusnya kata-kata yang paling umum untuk setiap kategori ada di sini. Kalau kamu menemukan pasangan yang belum ada di daftar ini, silahkan tulis di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk melengkapi artikel yang lalu tentang <a href="http://www.yumeko.web.id/2009/10/12/panduan-membedakan-verba-transitif-dengan-intransitif/">cara membedakan kata kerja transitif dan intransitif</a>, di sini akan diberikan contoh kata kerjanya yang lebih lengkap.</p>
<p>Ingat bahwa kemungkinan besar daftar ini belum lengkap, tapi seharusnya kata-kata yang paling umum untuk setiap kategori ada di sini. Kalau kamu menemukan pasangan yang belum ada di daftar ini, silahkan tulis di komentar agar bisa ditambahkan.</p>
<p>Lalu untuk setiap kata hanya akan diberikan satu arti walau mungkin ada arti lainnya. Untuk lengkapnya silahkan cek kamus masing-masing. Variasi kanji (misal 下りる/降りる untuk <strong>oriru</strong>) juga tidak akan diberikan, jadi hanya salah satu yang akan dimuat di sini. Ini karena fokusnya adalah ke perubahan bentuknya.</p>
<p>Kategori pada artikel sebelumnya dibagi menjadi subkategori lagi di sini. Namun pengetahuan tersebut tidak diperlukan untuk bisa membedakan transitivitas, dan disediakan hanya untuk kelengkapan saja (mungkin bisa berguna bagi mereka yang ingin melakukan analisis akademis tertentu di bidang linguistik/morfologi). Terakhir, <u>gunakan daftar ini lebih ke arah referensi, bukan untuk dihafal semuanya sekaligus</u>!</p>
<p><span id="more-468"></span></p>
<h3>1) Kalau salah satunya diakhiri -su, maka pasti verba yang diakhiri -su tersebut transitif</h3>
<p><strong>1.a) -iru/-osu</strong></p>
<table style="text-align: center;" border="1" cellspacing="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2"><strong>Intransitif</strong></td>
<td colspan="2"><strong>Transitif</strong></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>落ちる (<strong>ochiru</strong>)</td>
<td>jatuh</td>
<td>落とす (<strong>otosu</strong>)</td>
<td>menjatuhkan</td>
</tr>
<tr>
<td>起きる (<strong>okiru</strong>)</td>
<td>bangun</td>
<td>起こす (<strong>otosu</strong>)</td>
<td>membangunkan</td>
</tr>
<tr>
<td>滅びる (<strong>horobiru</strong>)</td>
<td>hancur</td>
<td>滅ぼす (<strong>horobosu</strong>)</td>
<td>menghancurkan</td>
</tr>
<tr>
<td>下りる (<strong>oriru</strong>)</td>
<td>turun</td>
<td>下ろす (<strong>orosu</strong>)</td>
<td>menurunkan</td>
</tr>
<tr>
<td>過ぎる (<strong>sugiru</strong>)</td>
<td>lewat</td>
<td>過ごす (<strong>sugosu</strong>)</td>
<td>melewati/menempuh</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>1.b) -ru/-su</strong></p>
<table style="text-align: center;" border="1" cellspacing="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2"><strong>Intransitif</strong></td>
<td colspan="2"><strong>Transitif</strong></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>余る (<strong>amaru</strong>)</td>
<td>tersisa</td>
<td>余す (<strong>amasu</strong>)</td>
<td>menyisakan</td>
</tr>
<tr>
<td>直る (<strong>naoru</strong>)</td>
<td>menjadi betul</td>
<td>直す (<strong>naosu</strong>)</td>
<td>membetulkan</td>
</tr>
<tr>
<td>残る (<strong>nokoru</strong>)</td>
<td>tersisa</td>
<td>残す (<strong>nokosu</strong>)</td>
<td>menyisakan</td>
</tr>
<tr>
<td>通る (<strong>tooru</strong>)</td>
<td>lewat</td>
<td>通す (<strong>toosu</strong>)</td>
<td>melewatkan</td>
</tr>
<tr>
<td>渡る (<strong>wataru</strong>)</td>
<td>menyeberangi</td>
<td>渡す (<strong>watasu</strong>)</td>
<td>menyerahkan</td>
</tr>
<tr>
<td>返る (<strong>kaeru</strong>)</td>
<td>kembali</td>
<td>返す (<strong>kaesu</strong>)</td>
<td>mengembalikan</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>1.c) -eru/-yasu</strong></p>
<table style="text-align: center;" border="1" cellspacing="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2"><strong>Intransitif</strong></td>
<td colspan="2"><strong>Transitif</strong></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>増える (<strong>fueru</strong>)</td>
<td>meningkat</td>
<td>増やす (<strong>fuyasu</strong>)</td>
<td>meningkatkan</td>
</tr>
<tr>
<td>冷える (<strong>hieru</strong>)</td>
<td>menjadi dingin</td>
<td>冷やす (<strong>hiyasu</strong>)</td>
<td>mendinginkan</td>
</tr>
<tr>
<td>燃える (<strong>moeru</strong>)</td>
<td>terbakar</td>
<td>燃やす (<strong>moyasu</strong>)</td>
<td>membakar</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>1.d) -reru/-su</strong></p>
<table style="text-align: center;" border="1" cellspacing="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2"><strong>Intransitif</strong></td>
<td colspan="2"><strong>Transitif</strong></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>隠れる (<strong>kakureru</strong>)</td>
<td>sembunyi</td>
<td>隠す (<strong>kakusu</strong>)</td>
<td>menyembunyikan</td>
</tr>
<tr>
<td>壊れる (<strong>kowareru</strong>)</td>
<td>rusak</td>
<td>壊す (<strong>kowasu</strong>)</td>
<td>merusak</td>
</tr>
<tr>
<td>倒れる (<strong>taoreru</strong>)</td>
<td>jatuh</td>
<td>倒す (<strong>taosu</strong>)</td>
<td>menjatuhkan</td>
</tr>
<tr>
<td>流れる (<strong>nagareru</strong>)</td>
<td>mengalir</td>
<td>流す (<strong>nagasu</strong>)</td>
<td>mengalirkan</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>1.e) -ku/-kasu</strong></p>
<p>Perhatikan bahwa perubahan yang ini sebetulnya adalah konjugasi kausatif: <strong>odorokasu</strong> = <strong>odorokaseru</strong> (bentuk kausatif <strong>odoroku</strong>).</p>
<table style="text-align: center;" border="1" cellspacing="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2"><strong>Intransitif</strong></td>
<td colspan="2"><strong>Transitif</strong></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>驚く (<strong>odoroku</strong>)</td>
<td>terkejut</td>
<td>驚かす (<strong>odorokasu</strong>)</td>
<td>membuat terkejut</td>
</tr>
<tr>
<td>動く (<strong>ugoku</strong>)</td>
<td>bergerak</td>
<td>動かす (<strong>ugokasu</strong>)</td>
<td>menggerakkan</td>
</tr>
<tr>
<td>乾く (<strong>kawaku</strong>)</td>
<td>menjadi kering</td>
<td>乾かす (<strong>kawakasu</strong>)</td>
<td>mengeringkan</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>1.f) Lain-lain</strong></p>
<table style="text-align: center;" border="1" cellspacing="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2"><strong>Intransitif</strong></td>
<td colspan="2"><strong>Transitif</strong></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>出る (<strong>deru</strong>)</td>
<td>keluar</td>
<td>出す (<strong>dasu</strong>)</td>
<td>mengeluarkan</td>
</tr>
<tr>
<td>消える (<strong>kieru</strong>)</td>
<td>hilang</td>
<td>消す (<strong>kesu</strong>)</td>
<td>menghapus</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<h3>2) Kalau salah satunya diakhiri -eru, maka pada umumnya verba yang diakhiri -eru tersebut transitif</h3>
<p><strong>2.a) -waru/-eru</strong></p>
<table style="text-align: center;" border="1" cellspacing="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2"><strong>Intransitif</strong></td>
<td colspan="2"><strong>Transitif</strong></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>変わる (<strong>kawaru</strong>)</td>
<td>berubah</td>
<td>変える (<strong>kaeru</strong>)</td>
<td>mengubah</td>
</tr>
<tr>
<td>終わる (<strong>owaru</strong>)</td>
<td>berakhir</td>
<td>終える (<strong>oeru</strong>)<br />(bisa juga <strong>owaru</strong>)</td>
<td>mengakhiri</td>
</tr>
<tr>
<td>伝わる (<strong>tsutawaru</strong>)</td>
<td>tersampaikan</td>
<td>伝える (<strong>tsutaeru</strong>)</td>
<td>menyampaikan</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>2.b) -aru/-eru</strong></p>
<table style="text-align: center;" border="1" cellspacing="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2"><strong>Intransitif</strong></td>
<td colspan="2"><strong>Transitif</strong></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>掛かる (<strong>kakaru</strong>)</td>
<td>terpasang</td>
<td>掛ける (<strong>kakeru</strong>)</td>
<td>memasang</td>
</tr>
<tr>
<td>閉まる (<strong>shimaru</strong>)</td>
<td>menjadi tertutup</td>
<td>閉める (<strong>shimeru</strong>)</td>
<td>menutup</td>
</tr>
<tr>
<td>上がる (<strong>agaru</strong>)</td>
<td>naik</td>
<td>上げる (<strong>ageru</strong>)</td>
<td>menaikkan</td>
</tr>
<tr>
<td>当たる (<strong>ataru</strong>)</td>
<td>kena</td>
<td>当てる (<strong>ateru</strong>)</td>
<td>memukul</td>
</tr>
<tr>
<td>集まる (<strong>atsumaru</strong>)</td>
<td>berkumpul</td>
<td>集める (<strong>atsumeru</strong>)</td>
<td>mengumpulkan</td>
</tr>
<tr>
<td>預かる (<strong>azukaru</strong>)</td>
<td>dititipi</td>
<td>預ける (<strong>azukeru</strong>)</td>
<td>menitipkan</td>
</tr>
<tr>
<td>始まる (<strong>hajimaru</strong>)</td>
<td>mulai</td>
<td>始める (<strong>hajimeru</strong>)</td>
<td>memulai</td>
</tr>
<tr>
<td>助かる (<strong>tasukaru</strong>)</td>
<td>selamat</td>
<td>助ける (<strong>tasukeru</strong>)</td>
<td>menyelamatkan</td>
</tr>
<tr>
<td>曲がる (<strong>magaru</strong>)</td>
<td>bengkok</td>
<td>曲げる (<strong>mageru</strong>)</td>
<td>membengkokkan</td>
</tr>
<tr>
<td>混ざる (<strong>mazaru</strong>)</td>
<td>tercampur</td>
<td>混ぜる (<strong>mazeru</strong>)</td>
<td>mencampur</td>
</tr>
<tr>
<td>見つかる (<strong>mitsukaru</strong>)</td>
<td>ditemukan</td>
<td>見つける (<strong>mitsukeru</strong>)</td>
<td>menemukan</td>
</tr>
<tr>
<td>下がる (<strong>sagaru</strong>)</td>
<td>turun</td>
<td>下げる (<strong>sageru</strong>)</td>
<td>menurunkan</td>
</tr>
<tr>
<td>静まる (<strong>shizumaru</strong>)</td>
<td>menjadi tenang</td>
<td>静める (<strong>shizumeru</strong>)</td>
<td>menenangkan</td>
</tr>
<tr>
<td>止まる (<strong>tomaru</strong>)</td>
<td>berhenti</td>
<td>止める (<strong>tomeru</strong>)</td>
<td>menghentikan</td>
</tr>
<tr>
<td>詰まる (<strong>tsumaru</strong>)</td>
<td>terisi</td>
<td>詰める (<strong>tsumeru</strong>)</td>
<td>mengisi</td>
</tr>
<tr>
<td>繋がる (<strong>tsunagaru</strong>)</td>
<td>terhubung</td>
<td>繋げる (<strong>tsunageru</strong>)<br />(atau <strong>tsunagu</strong>)</td>
<td>menghubungkan</td>
</tr>
<tr>
<td>儲かる (<strong>moukaru</strong>)</td>
<td>menghasilkan untung</td>
<td>儲ける (<strong>moukeru</strong>)</td>
<td>mendapat untung dari</td>
</tr>
<tr>
<td>収まる (<strong>osamaru</strong>)</td>
<td>berada di tempatnya</td>
<td>収める (<strong>osameru</strong>)</td>
<td>meletakkan ke tempatnya</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>2.c) -u/-eru</strong></p>
<table style="text-align: center;" border="1" cellspacing="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2"><strong>Intransitif</strong></td>
<td colspan="2"><strong>Transitif</strong></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>立つ (<strong>tatsu</strong>)</td>
<td>berdiri</td>
<td>立てる (<strong>tateru</strong>)</td>
<td>mendirikan</td>
</tr>
<tr>
<td>付く (<strong>tsuku</strong>)</td>
<td>menempel</td>
<td>付ける (<strong>tsukeru</strong>)</td>
<td>menempelkan</td>
</tr>
<tr>
<td>開く (<strong>aku</strong>)</td>
<td>terbuka</td>
<td>開ける (<strong>akeru</strong>)</td>
<td>membuka</td>
</tr>
<tr>
<td>間違う (<strong>machigau</strong>)</td>
<td>salah</td>
<td>間違える (<strong>machigaeru</strong>)</td>
<td>membuat kesalahan</td>
</tr>
<tr>
<td>向く (<strong>muku</strong>)</td>
<td>menghadap</td>
<td>向ける (<strong>mukeru</strong>)</td>
<td>mengarahkan</td>
</tr>
<tr>
<td>進む (<strong>susumu</strong>)</td>
<td>maju</td>
<td>進める (<strong>susumeru</strong>)</td>
<td>memajukan</td>
</tr>
<tr>
<td>浮かぶ (<strong>ukabu</strong>)</td>
<td>melayang</td>
<td>浮かべる (<strong>ukaberu</strong>)</td>
<td>melayangkan</td>
</tr>
<tr>
<td>埋まる (<strong>umaru</strong>)</td>
<td>terkubur</td>
<td>埋める (<strong>umeru</strong>)</td>
<td>mengubur</td>
</tr>
<tr>
<td>育つ (<strong>sodatsu</strong>)</td>
<td>tumbuh</td>
<td>育てる (<strong>sodateru</strong>)</td>
<td>membesarkan</td>
</tr>
<tr>
<td>沈む (<strong>shizumu</strong>)</td>
<td>tenggelam</td>
<td>沈める (<strong>shizumeru</strong>)</td>
<td>menenggelamkan</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>2.d) Lain-lain</strong></p>
<table style="text-align: center;" border="1" cellspacing="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2"><strong>Intransitif</strong></td>
<td colspan="2"><strong>Transitif</strong></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>乗る (<strong>noru</strong>)</td>
<td>naik (kendaraan dsb.)</td>
<td>乗せる (<strong>noseru</strong>)</td>
<td>menaikkan</td>
</tr>
<tr>
<td>入る (<strong>hairu</strong>)</td>
<td>masuk</td>
<td>入れる (<strong>ireru</strong>)</td>
<td>memasukkan</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<h3>3) Beberapa verba bertentangan dengan aturan no. 2, jadi hafalkan</h3>
<p><strong>3.a) -eru/-u</strong></p>
<table style="text-align: center;" border="1" cellspacing="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2"><strong>Intransitif</strong></td>
<td colspan="2"><strong>Transitif</strong></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>焼ける (<strong>yakeru</strong>)</td>
<td>terbakar, dimasak</td>
<td>焼く (<strong>yaku</strong>)</td>
<td>membakar, memasak</td>
</tr>
<tr>
<td>割れる (<strong>wareru</strong>)</td>
<td>terbelah</td>
<td>割る (<strong>waru</strong>)</td>
<td>membelah</td>
</tr>
<tr>
<td>抜ける (<strong>nukeru</strong>)</td>
<td>copot</td>
<td>抜く (<strong>nuku</strong>)</td>
<td>mencopot, mencabut</td>
</tr>
<tr>
<td>砕ける (<strong>kudakeru</strong>)</td>
<td>hancur</td>
<td>砕く (<strong>kudaku</strong>)</td>
<td>menghancurkan</td>
</tr>
<tr>
<td>解ける (<strong>tokeru</strong>)</td>
<td>terselesaikan (masalah dsb.)</td>
<td>解く (<strong>toku</strong>)</td>
<td>menyelesaikan (masalah dsb.)</td>
</tr>
<tr>
<td>ほどける (<strong>hodokeru</strong>)</td>
<td>lepas (ikatan dsb.)</td>
<td>ほどく (<strong>hodoku</strong>)</td>
<td>melepas (ikatan dsb.)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>3.b) Lain-lain</strong></p>
<table style="text-align: center;" border="1" cellspacing="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2"><strong>Intransitif</strong></td>
<td colspan="2"><strong>Transitif</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>見える (<strong>mieru</strong>)</td>
<td>terlihat</td>
<td>見る (<strong>miru</strong>)</td>
<td>melihat</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<h3>4) Verba yang bentuk transitif dan intransitifnya sama</h3>
<table style="text-align: center;" border="1" cellspacing="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2"><strong>Intransitif</strong></td>
<td colspan="2"><strong>Transitif</strong></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
<td><strong>kata</strong></td>
<td><strong>arti</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>吹く (<strong>fuku</strong>)</td>
<td>bertiup</td>
<td>吹く (<strong>fuku</strong>)</td>
<td>meniup</td>
</tr>
<tr>
<td>増す (<strong>masu</strong>)</td>
<td>meningkat</td>
<td>増す (<strong>masu</strong>)</td>
<td>meningkatkan</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Semoga daftar ini berguna!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yumeko.web.id/2009/10/27/daftar-verba-transitif-dan-intransitif-pada-bahasa-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kosakata: Gempa bumi 1</title>
		<link>http://www.yumeko.web.id/2009/10/01/kosakata-gempa-bumi-1/</link>
		<comments>http://www.yumeko.web.id/2009/10/01/kosakata-gempa-bumi-1/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 05:57:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agro Rachmatullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[kosakata]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[gempa bumi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yumeko.web.id/?p=408</guid>
		<description><![CDATA[
Sumber gambar: Padang Today
Setelah gempa di barat daya Tasikmalaya pada tanggal 2 September lalu, Indonesia dikunjungi lagi gempa di akhir bulan September yang kali ini terjadi di Sumatera Barat. Tentu saja kita sangat prihatin dan turut berbela sungkawa terhadap semua korban gempa.
Berita mengenai gempa besar ini juga tentunya muncul di situs-situs berita Jepang. Sebut saja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href='http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/jishin.jpg'><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/jishin-300x195.jpg" alt="Gempa bumi, jishin (地震)" title="Gempa bumi, jishin (地震)" width="300" height="195" class="alignnone size-medium wp-image-430" /></a><br />
<span style="font-size: 80%">Sumber gambar: <a href="http://www.padang-today.com/?today=news&#038;id=8787">Padang Today</a></span></p>
<p>Setelah gempa di barat daya Tasikmalaya pada tanggal 2 September lalu, Indonesia dikunjungi lagi gempa di akhir bulan September yang kali ini terjadi di Sumatera Barat. Tentu saja kita sangat prihatin dan turut berbela sungkawa terhadap semua korban gempa.</p>
<p>Berita mengenai gempa besar ini juga tentunya muncul di situs-situs berita Jepang. Sebut saja misalnya laporan Mainichi Shinbun tentang <a href="http://mainichi.jp/select/today/news/20090903k0000m040010000c.html">gempa Tasikmalaya</a> dan <a href="http://mainichi.jp/select/today/news/20091001k0000m030055000c.html">gempa Sumatera Barat</a>.</p>
<p>Nah, untuk bisa memahami artikel atau berita tentang gempa tersebut, mari kita mempelajari beberapa kosakata yang berkaitan. Ini juga berguna misalnya kalau kamu ditanya teman dari Jepang tentang hal tersebut atau kalau misalnya kamu ingin membuat tulisan yang berkaitan dengan hal itu. (beberapa teman saya dari <a href="http://mixi.jp/">mixi</a> menanyakan apakah saya terkena dampak gempanya, misalnya)</p>
<h3>地震 (jishin): gempa bumi</h3>
<p class="sample">今朝弱い地震があった<br />
<strong class="exampleRomaji">kesa yowai jishin ga atta</strong><br />
Pagi ini terjadi gempa bumi kecil</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
今朝 (kesa): pagi ini<br />
弱い (yowai): lemah<br />
ある (aru): ada
</p></blockquote>
<p><span id="more-408"></span></p>
<h3>ジャワ島 (jawa-tou): Pulau Jawa</h3>
<p class="sample">震源はジャワ島の南西<br />
<strong class="exampleRomaji">shingen wa jawa-tou no nansei</strong><br />
Pusat gempanya adalah di barat daya pulau Jawa</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
震源 (shingen): pusat gempa<br />
南西 (nansei): barat daya
</p></blockquote>
<p>Untuk pulau Sumatera, bahasa Jepangnya adalah sumatora-tou (スマトラ島).</p>
<h3>揺れ (yure): getaran, goncangan</h3>
<p class="sample">なかなか激しい揺れを感じた<br />
<strong class="exampleRomaji">nakanaka hageshii yure o kanjita</strong><br />
Saya merasakan getaran yang cukup kencang</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
なかなか (nakanaka): lumayan, cukup<br />
激しい (hageshii): kencang, kuat, intens<br />
感じる (kanjiru): merasakan
</p></blockquote>
<h3>マグニチュード (magunichuudo): magnitud (Skala Richter)</h3>
<p class="sample">マグニチュード7.6の地震が発生した<br />
<strong class="exampleRomaji">magunichuudo nana ten roku no jishin ga hassei shita</strong><br />
Terjadi gempa berkekuatan 7.6 Skala Richter</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
地震 (jishin): gempa bumi<br />
発生 (hassei): kemunculan, kejadian
</p></blockquote>
<h3>震源 (shingen): pusat gempa</h3>
<p class="sample">昨日の地震の震源地はお隣の市でした<br />
<strong class="exampleRomaji">kinou no jishin no shingen-chi wa o-tonari no shi deshita</strong><br />
Pusat gempa kemarin adalah di kota sebelah</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
昨日 (kinou): kemarin<br />
地震 (jishin): gempa bumi<br />
地 (chi): tanah, tempat<br />
隣 (tonari): tetangga, sebelah<br />
市 (shi): kota
</p></blockquote>
<p><strong>shingen</strong> secara literal berarti &#8220;sumber gempa&#8221;. Kata <strong>shingen</strong> bisa juga ditambahi <strong>chi</strong> (地, tanah, tempat) sehingga menjadi <strong>shingen-chi</strong> yang artinya sama.</p>
<h3>災害 (saigai): bencana</h3>
<p class="sample">自然の災害を防ぐことが出来ない<br />
<strong class="exampleRomaji">shizen no saigai o fusegu koto ga dekinai</strong><br />
Kita tidak bisa mencegah bencana alam</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
自然 (shizen): alam<br />
防ぐ (fusegu): mencegah<br />
こと (koto): hal<br />
出来る (dekiru): bisa
</p></blockquote>
<h3>死亡 (shibou): kematian</h3>
<p class="sample">131人が今日の地震で死亡した<br />
<strong class="exampleRomaji">hyaku sanjuu ichi nin ga kyou no jishin de shibou shita</strong><br />
131 orang tewas akibat gempa bumi yang terjadi hari ini</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
人 (nin): menyatakan jumlah orang<br />
今日 (kyou): hari ini<br />
地震 (jishin): gempa bumi
</p></blockquote>
<p>Kata lain yang berarti meninggal atau mati (<strong>shibou suru</strong>) adalah 死ぬ (<strong>shinu</strong>) dan 亡くなる (<strong>naku naru</strong>).</p>
<p>Kalau <strong>shibou</strong> ditambah kanji 者 (<strong>sha</strong>, orang), maka katanya akan menjad <strong>shibou-sha</strong> (死亡者) yang berarti orang (korban) yang tewas.</p>
<h3>被害 (higai): kerusakan/luka</h3>
<p class="sample">建物の被害はほとんどなかった<br />
<strong class="exampleRomaji">tatemono no higai wa hotondo nakatta</strong><br />
Kerusakan bangunan bisa dibilang tidak ada</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
建物 (tatemono): bangunan<br />
ほとんど (hotondo): hampir, sebagian besar<br />
ない (nai): tidak ada
</p></blockquote>
<p>Kalau diberi kanji 者 (<strong>sha</strong>, orang), maka <strong>higai-sha</strong> berarti korban (orang yang terkena luka).</p>
<p>Seperti tertulis di judul artikel ini, kita masih akan menambah kosakatanya di artikel lain waktu. Dari 8 kata yang dibahas di sini, seberapa banyakkah yang sudah kalian kenal?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yumeko.web.id/2009/10/01/kosakata-gempa-bumi-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menambahkan arti &#8220;terlalu&#8221; dengan kata sugiru</title>
		<link>http://www.yumeko.web.id/2009/09/24/menambahkan-arti-terlalu-dengan-kata-sugiru/</link>
		<comments>http://www.yumeko.web.id/2009/09/24/menambahkan-arti-terlalu-dengan-kata-sugiru/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2009 16:41:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agro Rachmatullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menengah lanjut]]></category>
		<category><![CDATA[kosakata]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[akar verba]]></category>
		<category><![CDATA[Kamio Misuzu]]></category>
		<category><![CDATA[Kunisaki Yukito]]></category>
		<category><![CDATA[visual novel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yumeko.web.id/?p=420</guid>
		<description><![CDATA[sugiru (過ぎる) pada dasarnya berarti melewati suatu tempat. Ini contoh sederhananya:
車はトンネルを過ぎた
kuruma wa tonneru o sugita
Mobil itu melintasi terowongan

車 (kuruma): mobil
トンネル (tonneru): terowongan (Inggris: tunnel)

大阪はもう過ぎましたか
oosaka wa mou sugimashita ka
Sudahkah kita melewati Osaka?

大阪 (oosaka): Osaka
もう (mou): sudah

Penggunaan sugiru dengan adjektiva
Dari arti dasar itu, sugiru bisa digabung dengan kata lain sehingga berarti &#8220;terlalu&#8221; atau &#8220;sangat&#8221; (&#8220;melewati batas&#8221;). Inilah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>sugiru</strong> (過ぎる) pada dasarnya berarti melewati suatu tempat. Ini contoh sederhananya:</p>
<div class="sample">車はトンネルを過ぎた<br />
<strong class="exampleRomaji">kuruma wa tonneru o sugita</strong><br />
Mobil itu melintasi terowongan</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
車 (kuruma): mobil<br />
トンネル (tonneru): terowongan (Inggris: tunnel)
</p></blockquote>
<div class="sample">大阪はもう過ぎましたか<br />
<strong class="exampleRomaji">oosaka wa mou sugimashita ka</strong><br />
Sudahkah kita melewati Osaka?</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
大阪 (oosaka): Osaka<br />
もう (mou): sudah
</p></blockquote>
<h3>Penggunaan sugiru dengan adjektiva</h3>
<p>Dari arti dasar itu, <strong>sugiru</strong> bisa digabung dengan kata lain sehingga berarti &#8220;terlalu&#8221; atau &#8220;sangat&#8221; (&#8220;melewati batas&#8221;). Inilah aturan pembentukannya untuk adjektiva:</p>
<p><span id="more-420"></span></p>
<div style="border: 2px solid black; padding: 10px; background-color: rgb(238, 255, 238);"><strong>Memodifikasi adjektiva dengan sugiru untuk menambahkan arti &#8220;terlalu&#8221;</strong></p>
<ol>
<li><strong>Adjektiva-i</strong>: Buang akhiran <strong>i</strong> lalu tambahkan <strong>sugiru</strong><br /><strong>omoshiroi</strong> → <strong>omoshiro</strong> → <strong>omoshiro<u>sugiru</u></strong></li>
<li><strong>Adjektiva-na</strong>: Tambahkan <strong>sugiru</strong> di akhir<br /><strong>suki</strong> → <strong>suki<u>sugiru</u></strong></li>
<li><strong>nai</strong>: Untuk akhiran negatif <strong>nai</strong>, termasuk adjektiva yang asal muasal katanya memuat <strong>nai</strong> seperti <strong>mottainai</strong> (勿体無い) dan <strong>nasakenai</strong> (情け無い), ganti <strong>i</strong> di akhir dengan <strong>sa</strong> lalu tambahkan <strong>sugiru</strong> di akhir. Perhatikan bahwa adjektiva seperti <strong>sukunai</strong> (少ない) dan <strong>abunai</strong> (危ない) tidak termasuk kategori ini.<br /><strong>mottainai</strong> → <strong>mottaina<u>sa</u></strong> → <strong>mottainasa<u>sugiru</u></strong><br /><strong>omoshirokunai</strong> → <strong>omoshirokuna<u>sa</u></strong> → <strong>omoshirokunasa<u>sugiru</u></strong></li>
</ol>
<p>Hasilnya berkonjugasi sebagaimana <a href="http://tutorial.yumeko.web.id/verbs.html">verba-ru</a>.
</div>
<p>Beberapa contohnya adalah sebagai berikut:</p>
<div class="sample">あの映画は面白すぎる！<br />
<strong class="exampleRomaji">ano eiga wa omoshirosugiru</strong><br />
Film itu terlalu menarik! (sangat sangat menarik)</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
あの (ano): itu<br />
映画 (eiga): film<br />
面白い (omoshiroi): menarik
</p></blockquote>
<p>Perhatikan bahwa untuk interjeksi, <strong>-sugiru</strong> sering disingkat hanya menjadi <strong>-sugi</strong> (すぎっ). Contohnya adalah 今日寒すぎっ！ (<strong>kyou samusugi!</strong>) yang artinya kurang lebih &#8220;hari ini dingin banget!&#8221; (literal: terlalu dingin)</p>
<p>Berikutnya adalah contoh dengan adjektiva-na:</p>
<div class="sample">彼のことが好きすぎてつらい・・・死にたいです・・・<br />
<strong class="exampleRomaji">kare no koto ga suki sugite tsurai&#8230; shinitai desu</strong><br />
Aku terlalu suka dengan dirinya sehingga rasanya begitu menyakitkan&#8230; Rasanya ingin mati&#8230;</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
彼 (kare): dia (laki-laki)<br />
こと (koto): diri, hal<br />
好き (suki): suka<br />
つらい (tsurai): pedih, menyakitkan<br />
死ぬ (shinu): mati
</p></blockquote>
<p>Contoh berikut adalah dialog dari novel grafis <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Air_%28anime%29">Air</a>:</p>
<div class="sample">往人　「早くいけっ」<br />
観鈴　「え？なんて？」<br />
聞こえていない。風が強すぎる。<br />
往人　「遅刻するぞ、馬鹿」<br />
<strong class="exampleRomaji">Yukito: &#8220;hayaku ike&#8221;<br />
Misuzu: &#8220;e? nante?&#8221;<br />
kikoete inai. kaze ga tsuyosugiru<br />
Yukito: &#8220;chikoku suru zo, baka&#8221;</strong><br />
Yukito: &#8220;Cepet pergi sana!&#8221; (tokoh utama, narator)<br />
Misuzu: &#8220;Ha? Apa?&#8221;<br />
Suaraku tidak terdengar. Anginnya terlalu kuat.<br />
Yukito: &#8220;Nanti telat oi, dasar bodoh!&#8221;</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
往人 (yukito): Yukito (nama)<br />
観鈴 (misuzu): Misuzu (nama)<br />
早い (hayai): cepat<br />
いく (iku): pergi<br />
なん (nan): apa (bentuk lain dari nani)<br />
聞こえる (kikoeru): terdengar<br />
風 (kaze): angin<br />
強い (tsuyoi): kuat<br />
遅刻 (chikoku): keterlambatan<br />
馬鹿 (baka): bodoh
</p></blockquote>
<p><strong>nante</strong> di contoh atas adalah singkatan dari <strong>nan tte itta no</strong> (Apa yang kamu katakan?)</p>
<h3>Penggunaan sugiru dengan verba</h3>
<p><strong>sugiru</strong> juga bisa digabung dengan kata kerja sehingga artinya &#8220;melakukan sesuatu secara berlebihan&#8221;. Ini tentunya juga diturunkan dari arti dasar <strong>sugiru</strong> yaitu &#8220;melewati&#8221;, karena di sini artinya &#8220;melewati batas kewajaran&#8221;.</p>
<div style="border: 2px solid black; padding: 10px; background-color: rgb(238, 255, 238);"><strong>Memodifikasi verba dengan sugiru untuk menambahkan arti &#8220;berlebihan&#8221;</strong><br />
Ubah verba ke <a href="http://tutorial.yumeko.web.id/polite.html">bentuk akar</a> lalu tambahkan <strong>sugiru</strong>. Contoh:</p>
<ol>
<li><strong>taberu</strong> → <strong>tabe</strong> → <strong>tabe<u>sugiru</u></strong></li>
<li><strong>nomu</strong> → <strong>nomi</strong> → <strong>nomi<u>sugiru</u></strong></li>
<li><strong>suru</strong> → <strong>shi</strong> → <strong>shi<u>sugiru</u></strong></li>
</ol>
<p>Untuk bentuk verba negatif, ganti <strong>i</strong> pada penanda negatif <strong>nai</strong> dengan <strong>sa</strong> lalu tambahkan <strong>sugiru</strong> di akhir.<br /><strong>tabenai</strong> → <strong>tabena<u>sa</u></strong> → <strong>tabenasa<u>sugiru</u></strong><br />
Hasil semuanya berkonjugasi sebagaimana <a href="http://tutorial.yumeko.web.id/verbs.html">verba-ru</a>.
</div>
<p>Inilah beberapa contohnya:</p>
<div class="sample">食べすぎたのでお腹が重たかった<br />
<strong class="exampleRomaji">tabesugita no de onaka ga omokatta</strong><br />
Karena makan kebanyakan perutku rasanya berat</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
食べる (taberu): makan<br />
お腹 (onaka): perut<br />
重い (omoi): berat
</p></blockquote>
<div class="sample">走りすぎてケガをしてしまいました<br />
<strong class="exampleRomaji">hashirisugite kega o shite shimaimashita</strong><br />
Aku berlari terlalu banyak sehingga cedera</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
走る (hashiru): berlari<br />
ケガ (kega): cedera, luka
</p></blockquote>
<div class="sample">寝なさすぎたからしんどかった<br />
<strong class="exampleRomaji">nenasasugita kara shindokatta</strong><br />
Karena terlalu kurang tidur, jadinya kelelahan (lit: terlalu banyak tidak tidur)</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
寝る (neru): tidur<br />
しんどい (shindoi): kecapekan, kelelahan
</p></blockquote>
<p>Perhatikan bahwa pada contoh di atas, dasar dari konjugasi <strong>sugiru</strong> ini adalah <strong>nenai</strong> (tidak tidur).</p>
<p><strong>sugiru</strong> yang digabung dengan kata lain adalah pola yang sangat umum sehingga pelajaran kali ini sedikit banyak pasti akan berguna. <strong>demo kono posuto, nagasugiru ka na</strong>? ^^</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yumeko.web.id/2009/09/24/menambahkan-arti-terlalu-dengan-kata-sugiru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ii untuk menyatakan pilihan</title>
		<link>http://www.yumeko.web.id/2009/09/10/ii-untuk-menyatakan-pilihan/</link>
		<comments>http://www.yumeko.web.id/2009/09/10/ii-untuk-menyatakan-pilihan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 03:29:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agro Rachmatullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mudah]]></category>
		<category><![CDATA[kosakata]]></category>
		<category><![CDATA[pilihan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yumeko.web.id/?p=416</guid>
		<description><![CDATA[
Sumber gambar: Ukou Blog
ii yang berarti &#8220;baik&#8221; atau &#8220;bagus&#8221; bisa digunakan untuk berbagai macam situasi. Salah satu kasus di mana ii digunakan adalah saat bertanya atau menentukan pilihan.
Perhatikan contoh berikut:
コーヒーとお茶、どっちがいい？
koohi to ocha, docchi ga ii?

コーヒー (koohii): kopi
お茶 (ocha): teh
どっち (docci): yang mana

Secara literal, kalimat di atas berarti &#8220;(Antara) kopi dan teh, mana yang bagus?&#8221; Tentu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href='http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/09/docchi_ga_ii.jpg'><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/09/docchi_ga_ii-300x225.jpg" alt="docchi ga ii" title="docchi ga ii" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-417" /></a><br />
<span style="font-size: 80%">Sumber gambar: <a href="http://www.ukou.jp/blog/index.php?ID=4&#038;cID=3">Ukou Blog</a></span></p>
<p><strong>ii</strong> yang berarti &#8220;baik&#8221; atau &#8220;bagus&#8221; bisa digunakan untuk berbagai macam situasi. Salah satu kasus di mana <strong>ii</strong> digunakan adalah saat bertanya atau menentukan pilihan.</p>
<p>Perhatikan contoh berikut:</p>
<div class="sample">コーヒーとお茶、どっちがいい？<br />
<strong class="exampleRomaji">koohi to ocha, docchi ga ii?</strong></div>
<blockquote class="smallDict"><p>
コーヒー (koohii): kopi<br />
お茶 (ocha): teh<br />
どっち (docci): yang mana
</p></blockquote>
<p>Secara literal, kalimat di atas berarti &#8220;(Antara) kopi dan teh, mana yang bagus?&#8221; Tentu saja kalau diinterpretasikan seperti iti pertanyaannya jadi terdengar agak aneh. Apakah kita sedang bertanya ke ahli gizi mengenai mana yang lebih baik dari segi nutrisi?</p>
<p><span id="more-416"></span></p>
<p>Tapi sebetulnya itu adalah pertanyaan yang sangat wajar. Kita harus menginterpretasikan &#8220;bagus&#8221; di sana sebagai hal yang relatif bagi orang yang ditanya. Dengan kata lain, maksud pertanyaan di atas sebetulnya adalah &#8220;(Antara) kopi dan teh, mana yang baik bagi kamu?&#8221;</p>
<p>Kalau diartikan lebih lanjut lagi, sebetulnya pertanyaan tersebut secara sederhana maksudnya &#8220;Antara kopi dan teh, mau yang mana?&#8221; Pertanyaan yang sangat umum, misalnya kalau kita sedang bertamu ke rumah teman atau kalau sedang mengelilingi meja makan di restoran.</p>
<p>Cara menjawabnya juga sangat mudah, misalnya:</p>
<div class="sample">俺、お茶がいいな<br />
<strong class="exampleRomaji">ore, ocha ga ii na</strong></div>
<blockquote class="smallDict"><p>
俺 (ore): gue<br />
お茶 (ocha): teh
</p></blockquote>
<p>Secara literal mungkin rasanya seperti &#8220;Buat gue, teh baik&#8221; tapi sebetulnya kalimat di atas hanya menyatakan pilihan: &#8220;Gue mau teh aja deh&#8221;</p>
<p>Ini contoh lain dengan bahasa yang lebih sopan:</p>
<div class="sample">A: パンとラーメン、どっちがいいですか<br />
B: 私はラーメンがいいです<br />
<strong class="exampleRomaji">A: pan to raamen, docchi ga ii desu ka<br />
B: watashi wa raamen ga ii desu</strong><br />
A: Antara roti dengan ramen, ingin yang mana?<br />
B: Saya pilih ramen.
</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
パン (pan): roti<br />
ラーメン (raamen): ramen (semacam mi)<br />
どっち (docchi): yang mana<br />
私 (watashi): saya
</p></blockquote>
<p>Pola seperti ini tidak hanya untuk memesan makanan, tapi bisa juga menanyakan kesukaan yang lain. Misalnya saat berbicara tentang hewan peliharaan, bisa digunakan untuk bertanya mana yang lebih suka antara kucing dan anjing (<strong>neko to inu, docchi ga ii?</strong>). Dalam hal ini gunanya seperti kata <strong>suki</strong> (suka). Mudah bukan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yumeko.web.id/2009/09/10/ii-untuk-menyatakan-pilihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memeluk: daku vs. idaku</title>
		<link>http://www.yumeko.web.id/2009/09/03/memeluk-daku-vs-idaku/</link>
		<comments>http://www.yumeko.web.id/2009/09/03/memeluk-daku-vs-idaku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 06:16:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agro Rachmatullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menengah]]></category>
		<category><![CDATA[kosakata]]></category>
		<category><![CDATA[akar]]></category>
		<category><![CDATA[au]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yumeko.web.id/?p=406</guid>
		<description><![CDATA[Verba yang cukup umum yaitu daku (memeluk) memiliki kanji 抱く. Namun kanji 抱く tersebut juga punya bacaan lain yaitu idaku. Nah, ini bisa sedikit membingungkan saat kita membaca teks kanji. Namun sebetulnya ada satu panduan yang sederhana.
daku untuk benda fisik
Kalau targetnya adalah benda fisik, yang biasa digunakan adalah daku. Misalnya memeluk bayi, kekasih, atau guling. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Verba yang cukup umum yaitu <strong>daku</strong> (memeluk) memiliki kanji 抱く. Namun kanji 抱く tersebut juga punya bacaan lain yaitu <strong>idaku</strong>. Nah, ini bisa sedikit membingungkan saat kita membaca teks kanji. Namun sebetulnya ada satu panduan yang sederhana.</p>
<h3>daku untuk benda fisik</h3>
<p>Kalau targetnya adalah benda fisik, yang biasa digunakan adalah <strong>daku</strong>. Misalnya memeluk bayi, kekasih, atau guling. Pada kasus-kasus tersebut 抱く dibaca <strong>daku</strong>.</p>
<div class="sample">抱き枕を抱く<br />
<strong class="exampleRomaji">dakimakura o daku</strong><br />
Memeluk guling</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
抱き枕 (dakimakura): guling
</p></blockquote>
<p><span id="more-406"></span></p>
<div class="sample">恋人たちはかたく抱き合った<br />
<strong class="exampleRomaji">koibito-tachi wa kataku dakiatta</strong><br />
Pasangan itu saling berpelukan dengan erat</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
恋人 (koibito): kekasih<br />
たち (tachi): akhiran plural (lebih dari 1 orang)<br />
かたい (katai): keras, erat<br />
～合う (-au): saling &#8230;
</p></blockquote>
<p>Perhatikan bahwa [<a href="http://tutorial.yumeko.web.id/polite.html">akar verba</a> + au] artinya saling melakukan sesuatu. Berarti dari kata dasar <strong>daku</strong> kita bisa dapatkan <strong>dakiau</strong> yang berarti &#8220;saling berpelukan&#8221;.</p>
<p><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/09/page12_2.jpg" alt="daku (抱く), menggendong" title="daku (抱く), menggendong" width="136" height="200" class="alignnone size-full wp-image-407" /></p>
<div class="sample">彼女は赤ちゃんを抱いていた<br />
<strong class="exampleRomaji">kanojo wa aka-chan o daite ita</strong><br />
Dia sedang menggendong bayinya</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
彼女 (kanojo): dia (perempuan)<br />
赤ちゃん (akachan): bayi
</p></blockquote>
<p>Perhatikan juga bahwa konsep &#8220;memeluk&#8221; yang termuat di kata <strong>daku</strong> ini sebentulnya luas, yaitu mencakup gerakan fisik umum mengitari benda lain dengan tangan agar tidak jatuh. Jadi pada contoh kalimat di atas terjemahan yang lebih cocok adalah &#8220;menggendong&#8221; atau &#8220;memegang&#8221;.</p>
<h3>idaku untuk perasaan, pikiran, atau konsep abstrak</h3>
<p>Untuk hal-hal yang abstrak seperti mimpi, cinta, dan dendam, maka digunakan <strong>idaku</strong>. Dalam hal ini terjemahan bahasa Indonesia yang cocok mungkin bukan &#8220;memeluk&#8221; tapi semacam &#8220;menyimpan&#8221;, &#8220;merasakan&#8221;, atau &#8220;memiliki&#8221; (misal &#8220;menyimpan dendam&#8221;). Hanya saja dalam cara berpikir orang Jepang, perasaan atau pikiran tersebut seakan-akan dipeluk erat di dalam hati sehingga kanjinya sama.</p>
<div class="sample">疑問を抱く<br />
<strong class="exampleRomaji">gimon o idaku</strong><br />
Menyimpan keraguan</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
疑問 (gimon): keraguan, pertanyaan
</p></blockquote>
<div class="sample">将来に何か不安を抱いていますか<br />
<strong class="exampleRomaji">shourai ni nanika fuan o idaite imasu ka</strong><br />
Apakah kamu memiliki suatu kecemasan mengenai masa depan?</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
将来 (shourai): masa depan<br />
何か (nanika): sesuatu<br />
不安 (fuan): kecemasan
</p></blockquote>
<div class="sample">愛を抱いて歩めと繰り返した<br />
<strong class="exampleRomaji">ai o idaite ayume to kurikaeshita</strong><br />
(Ibu) berulang-ulang menasihati, &#8220;Melangkahlah maju dengan selalu menyimpan rasa cinta di hati&#8221;</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
愛 (ai): cinta<br />
歩む (ayumu): berjalan<br />
繰り返す (kurikaesu): mengulang-ulang
</p></blockquote>
<p>Contoh terakhir diambil dari lagu &#8220;Mirai e&#8221; oleh Kiroro dan contoh lain banyak yang diambil dari <a href="http://dic.yahoo.co.jp">Yahoo! Jisho</a>. Semoga panduan di atas cukup jelas untuk diaplikasikan.</p>
<p><span style="font-size: 80%">(Thanks buat Ai-san yang udah ditanya-tanya tentang ini)</span></p>
<h3>Latihan</h3>
<p>Sebagai penutup akan diberikan beberapa soal latihan.</p>
<div style="border: 2px solid black; padding: 0px 10px;">
<div class="sample">不審を抱く<br />
<strong class="exampleRomaji">fushin o &#8230;</strong></div>
<blockquote><p>
不審 (fushin): kecurigaan
</p></blockquote>
<table>
<tbody>
<tr>
<td>
<input style="width: 350px;" type="text">
</td>
</tr>
<tr>
<td>(1) Jawaban: <span class="answerKey" style="background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(238, 238, 238);"><strong>idaku</strong></span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p></p>
<div style="border: 2px solid black; padding: 0px 10px;">
<div class="sample">子供を抱く<br />
<strong class="exampleRomaji">kodomo o &#8230;</strong></div>
<blockquote><p>
子供 (kodomo): anak
</p></blockquote>
<table>
<tbody>
<tr>
<td>
<input style="width: 350px;" type="text">
</td>
</tr>
<tr>
<td>(2) Jawaban: <span class="answerKey" style="background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(238, 238, 238);"><strong>daku</strong></span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p></p>
<div style="border: 2px solid black; padding: 0px 10px;">
<div class="sample">理想を抱く<br />
<strong class="exampleRomaji">risou o &#8230;</strong></div>
<blockquote><p>
理想 (risou): ideal/idealisme
</p></blockquote>
<table>
<tbody>
<tr>
<td>
<input style="width: 350px;" type="text">
</td>
</tr>
<tr>
<td>(3) Jawaban: <span class="answerKey" style="background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(238, 238, 238);"><strong>idaku</strong></span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p>Betul semua kan? <img src='http://www.yumeko.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yumeko.web.id/2009/09/03/memeluk-daku-vs-idaku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

