
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yumeko &#187; after story</title>
	<atom:link href="http://www.yumeko.web.id/tag/after-story/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.yumeko.web.id</link>
	<description>Belajar budaya dan bahasa Jepang bersama</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Mar 2010 08:00:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Bentuk Perintah pada Bahasa Jepang</title>
		<link>http://www.yumeko.web.id/2009/11/14/bentuk-perintah-pada-bahasa-jepang/</link>
		<comments>http://www.yumeko.web.id/2009/11/14/bentuk-perintah-pada-bahasa-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 16:50:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agro Rachmatullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menengah]]></category>
		<category><![CDATA[after story]]></category>
		<category><![CDATA[audio]]></category>
		<category><![CDATA[clannad]]></category>
		<category><![CDATA[Detroit Metal City]]></category>
		<category><![CDATA[DMC]]></category>
		<category><![CDATA[Okazaki Naoyuki]]></category>
		<category><![CDATA[Okazaki Tomoya]]></category>
		<category><![CDATA[Okazaki Ushio]]></category>
		<category><![CDATA[visual novel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yumeko.web.id/?p=461</guid>
		<description><![CDATA[
Sini!
Pada bahasa Indonesia, banyak bentuk kamus verba yang sudah langsung merupakan bentuk perintah. Contohnya adalah &#8220;Makan!&#8221;, &#8220;Baca!&#8221;, dan &#8220;Pergi!&#8221; Di bahasa Jepang, kita tentunya juga bisa memberikan perintah. Namun kita perlu mengubah verbanya menjadi bentuk perintah terlebih dahulu. Aturannya merupakan salah satu yang tergampang di bahasa Jepang, jadi kamu bisa dengan mudah bersenang-senang (atau mendapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/ke_sini.jpg" alt="Ke sini!" title="Ke sini!" width="400" height="268" class="alignnone size-full wp-image-493" /><br />
<span style="font-size: 80%">Sini!</span></p>
<p>Pada bahasa Indonesia, banyak bentuk kamus verba yang sudah langsung merupakan bentuk perintah. Contohnya adalah &#8220;Makan!&#8221;, &#8220;Baca!&#8221;, dan &#8220;Pergi!&#8221; Di bahasa Jepang, kita tentunya juga bisa memberikan perintah. Namun kita perlu mengubah verbanya menjadi bentuk perintah terlebih dahulu. Aturannya merupakan salah satu yang tergampang di bahasa Jepang, jadi kamu bisa dengan mudah bersenang-senang (atau mendapat masalah).</p>
<p>Sebelumnya, ingatlah bahwa ini adalah bahasa yang sangat kasar sehingga seharusnya kamu tidak akan sering memerlukannya. Untuk meminta orang melakukan sesuatu, banyak pilihan sopan lain yang tersedia misalnya menggunakan <strong>-te kudasai</strong>.</p>
<p>Hanya saja, bentuk perintah sangat sering muncul di media seperti dorama, anime, dan manga sehingga kamu perlu mengetahuinya. Saat kamu menemui bentuk ini, perhatikan baik-baik konteksnya. Contohnya adalah dua orang yang sedang bertarung dan meneriakkan &#8220;<strong>shine!</strong>&#8221; (Mati sana!). Dalam hal ini, karena mereka memang berniat saling menghabisi tentunya tidak perlu bersopan-sopan.</p>
<p><span id="more-461"></span></p>
<h3>Bentuk perintah positif</h3>
<p>Untuk melakukan konjugasinya, kamu harus bisa <a href="http://tutorial.yumeko.web.id/verbs.html">membedakan antara verba-ru dan verba-u</a>. Setelahnya ikuti aturan berikut:</p>
<div style="border: 2px solid black; padding: 10px; background-color: rgb(238, 255, 238);">
<strong>Cara membuat bentuk perintah</strong></p>
<ol>
<li><strong>Verba-ru</strong>: Ganti <strong>ru</strong> dengan <strong>ro</strong>.<br />
<strong>tabe<strike>ru</strike></strong> → <strong>tabe<u>ro</u></strong> (makan!)<br />
<strong>oki<strike>ru</strike></strong> → <strong>oki<u>ro</u></strong> (bangun!)<br />
<strong>tsuzuke<strike>ru</strike></strong> → <strong>tsuzuke<u>ro</u></strong> (lanjutkan!/terus!)</li>
<li><strong>Verba-u</strong>: Ganti suara u di akhir dengan suara e.<br />
<strong>i<strike>ku</strike></strong> → <strong>i<u>ke</u></strong> (pergi!)<br />
<strong>no<strike>mu</strike></strong> → <strong>no<u>me</u></strong> (minum!)<br />
<strong>kae<strike>ru</strike></strong> → <strong>kae<u>re</u></strong> (pulang!)<br />
<strong>hashi<strike>ru</strike></strong> → <strong>hashi<u>re</u></strong> (lari!)<br />
<strong>ganba<strike>ru</strike></strong> → <strong>ganba<u>re</u></strong> (berusahalah!)<br />
<strong>shi<strike>nu</strike></strong> → <strong>shi<u>ne</u></strong> (mati!)</li>
<li><strong>Perkecualian</strong>: <strong>suru</strong> menjadi <strong>shiro</strong> (lakukan!), <strong>kuru</strong> menjadi <strong>koi</strong> (datang!), dan <strong>kureru</strong> menjadi <strong>kure</strong> (berikan!)</li>
</ol>
</div>
<h3>Bentuk perintah negatif</h3>
<p>Untuk membuat bentuk perintah negatif, kita tinggal menempelkan <strong>na</strong> di belakang verbanya. Aturan sederhana ini berlaku untuk semua verba. Perhatikan juga bahwa ada akhiran kalimat <strong>na</strong> yang menyatakan emosi, namun ini berbeda dengan <strong>na</strong> yang dipelajari di sini (bisa diketahui dari konteks dan intonasinya).</p>
<div style="border: 2px solid black; padding: 10px; background-color: rgb(238, 255, 238);">
<strong>Cara membuat bentuk perintah negatif</strong><br />
Tambahkan <strong>na</strong> ke akhir verba. Contoh:</p>
<ul>
<li><strong>taberu</strong> → <strong>taberu <u>na</u></strong> (jangan makan!)</li>
<li><strong>iu</strong> → <strong>iu <u>na</u></strong> (jangan mengatakan!)</li>
<li><strong>shinu</strong> → <strong>shinu <u>na</u></strong> (jangan mati!)</li>
<li><strong>suru</strong> → <strong>suru <u>na</u></strong> (jangan melakukan!)</li>
</ul>
</div>
<p>Perhatikan bahwa <strong>suru na</strong> bisa disingkat menjadi <strong>sun na</strong>.</p>
<h3>Contoh</h3>
<p>Di bagian ini akan diberikan beberapa contoh penggunaan bentuk perintah. Semuanya diambil dari anime <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Clannad_(anime)">CLANNAD AFTER STORY</a>.</p>
<p><small>Download: <a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/kue.mp3">kue.mp3</a> (175 KB)</small></p>
<div class="sample">朋也：ほら、<u>食え</u>。<br />
汐：わあ。<br />
朋也：どうした、独りで食べられるだろう。<br />
汐：いただきます。</p>
<p><strong>tomoya: hora, <u>kue</u>.<br />
ushio: waa.<br />
tomoya: doushita, hitori de taberareru darou.<br />
ushio: itadakimasu.<br />
</strong><br />
Tomoya: Nih, <u>makan</u>!<br />
Ushio: Waah.<br />
Tomoya: Kenapa? Bisa makan sendiri kan?<br />
Ushio: Selamat makan.</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
ほら (hora): lihat!<br />
食う (kuu): makan<br />
どうした (doushita): ada apa?/apa yang terjadi?<br />
独り (hitori): sendiri<br />
食べる (taberu): makan<br />
いただきます (itadakimasu): ungkapan sebelum makan
</p></blockquote>
<p>Ini adalah pembicaraan seorang bapak kepada anaknya. Kata dasarnya adalah <strong>kuu</strong> (makan) yang merupakan bentuk vulgar <strong>taberu</strong>.</p>
<p><small>Download: <a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/ro-na.mp3">ro-na.mp3</a> (175 KB)</small></p>
<div class="sample">直幸：それじゃ、ここで。<br />
朋也：体に<u>気をつけろ</u>よ。<br />
直幸：ああ。<br />
朋也：酒、<u>飲みすぎるな</u>よ。<br />
直幸：ああ。</p>
<p><strong class="exampleRomaji">naoyuki: sore ja, koko de.<br />
tomoya: karada ni <u>ki o tsukero</u> yo.<br />
naoyuki: aa.<br />
tomoya: sake, <u>nomisugiru na</u> yo.<br />
naoyuki: aa.</strong></p>
<p>Naoyuki: Kalau begitu, sampai di sini ya&#8230;<br />
Tomoya: <u>Jaga kesehatan</u> loh!<br />
Naoyuki: Iya.<br />
Tomoya: <u>Jangan terlalu banyak minum</u> sake loh!<br />
Naoyuki: Iya.
</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
それじゃ (sore ja): kalau begitu<br />
ここ (koko): di sini<br />
体 (karada): tubuh<br />
気をつける (ki o tsukeru): berhati-hati<br />
ああ (aa): iya<br />
酒 (sake): sake, minuman beralkohol<br />
飲みすぎる (nomisugiru): minum terlalu banyak
</p></blockquote>
<p>Di atas adalah perkataan seorang anak yang sudah dewasa kepada ayahnya. Bukan cara bicara yang sopan ke orang tua, tapi mengingat bahwa si anak ditinggal ibunya sejak kecil dan si ayah hidupnya kacau, maka bisa dipahami juga bahwa anak tersebut kehilangan rasa hormatnya kepada ayahnya sehingga gaya bicaranya seperti itu.</p>
<div style="text-align: right; font-size: 80%;">Sampingan: <a href="http://www.yumeko.web.id/2009/09/24/menambahkan-arti-terlalu-dengan-kata-sugiru/">Menambahkan arti “terlalu” dengan kata sugiru</a></div>
<p><small>Download: <a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/koi.mp3">koi.mp3</a> (102 KB)</small></p>
<p class="sample">隠れているつもりか。丸見えだぞ。こっち<u>来い</u>よ、んなとこ立ってないで。<br />
<strong class="exampleRomaji">kakurete iru tsumori ka. marumie da zo. kocchi <u>koi</u> yo, nna toko tatte nai de.</strong><br />
Mau sembunyi nih ceritanya? Keliatan jelas tahu nggak. Ayo <u>ke sini</u>, jangan berdiri di tempat kaya gitu.</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
隠れる (kakureru): bersembunyi<br />
つもり (tsumori): rencana<br />
丸見え (marumie): kelihatan jelas<br />
こっち (kocchi): sini<br />
来る (kuru): datang<br />
んな (nna): seperti itu<br />
とこ (toko): tempat<br />
立つ (tatsu): berdiri
</p></blockquote>
<p>Dialog di atas juga pembicaraan ayah ke anaknya. <strong>nna</strong> merupakan singkatan <strong>sonna</strong> (seperti itu).</p>
<p><small>Download: <a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/tekure.mp3">tekure.mp3</a> (176 KB)</small></p>
<p class="sample">渚、<u>待ってくれ</u>よ、渚。もう少し、話をしよう。聞いてくれてるだけでいいから。<br />
<strong class="exampleRomaji">nagisa, <u>matte kure</u> yo, nagisa. mou sukoshi, hanashi o shiyou. kiite kureteru dake de ii kara.</strong><br />
Nagisa, <u>tunggu</u> Nagisa! Kita bicara sedikit lagi yuk. Kamu cukup dengerin aja kok.</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
渚 (nagisa): pantai (nama orang)<br />
待つ (matsu): menunggu<br />
もう (mou): lebih, lagi<br />
少し (sukoshi): sedikit<br />
話 (hanashi): pembicaraan<br />
する (suru): melakukan<br />
聞く (kiku): mendengarkan<br />
くれる (kureru): melakukan sesuatu untuk orang lain<br />
たげ (dake): hanya<br />
いい (ii): baik
</p></blockquote>
<p>Ini adalah pembicaraan suami kepada istrinya yang baru melahirkan, berusaha agar istrinya tidak hilang kesadaran. Bentuk perintah dari <strong>-te kureru</strong> yaitu <strong>-te kure</strong> lebih mengandung makna permohonan dibanding bentuk perintah langsungnya (dalam hal ini <strong>mate</strong>).</p>
<h3>Konjugasi alternatif</h3>
<p>Selain konjugasi yang diberikan di atas, <strong>suru</strong> juga bisa memiliki bentuk perintah <strong>seyo</strong>. Selain itu, verba-ru juga bisa dibuat ke bentuk perintah dengan mengganti <strong>ru</strong> menjadi <strong>yo</strong>. Contohnya, &#8220;<strong>tabeyo!</strong>&#8221; juga berarti &#8220;Makan!&#8221; (Bedakan dengan &#8220;<strong>tabeyou</strong>&#8221; yang berarti &#8220;mari makan&#8221;).</p>
<p class="sample">円周率は、3．05より大きい事を<u>証明せよ</u><br />
<strong class="exampleRomaji">enshuuritsu wa, san ten zero go yori ookii koto o <u>shoumei seyo</u></strong><br />
<u>Buktikan</u> bahwa π (pi) lebih besar dari 3.05!</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
円周率 (enshuuritsu): π (pi = 3.14159&#8230;)<br />
より (yori): dibandingkan, daripada<br />
大きい (ookii): besar<br />
事 (koto): hal<br />
証明 (shoumei): bukti
</p></blockquote>
<p>Bentuk perintah sering ditemukan pada soal-soal seperti pada contoh di atas.</p>
<p class="sample">殺せ殺せすべてを殺せ<br />
サツガイ　サツガイせよ<br />
<strong class="exampleRomaji">korose korose subete o korose<br />
satsugai satsugai seyo</strong><br />
Bunuh! Bunuh! Bunuh semua!<br />
Bunuh! Bunuh!</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
殺す (korosu): membunuh<br />
すべて (subete): semua<br />
殺害 (satsugai): pembunuhan
</p></blockquote>
<p>Contoh di atas yang diambil dari lirik lagu <a href="http://www.youtube.com/watch?v=YI7jl34tmgA">SATSUGAI</a> menggunakan dua kata berbeda untuk &#8220;membunuh&#8221; yaitu <strong>korosu</strong> dan <strong>satsugai suru</strong>. Bisa dilihat bahwa lagu tersebut menggunakan konjugasi <strong>seyo</strong> dan bukan <strong>shiro</strong>.</p>
<h3>Contoh di lagu</h3>
<p><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/chouchou.jpg" alt="Bernyanyi lagu anak-anak chouchou" title="Bernyanyi lagu anak-anak chouchou" width="400" height="267" class="alignnone size-full wp-image-494" /></p>
<p>Sebagai penutup, kita akan mengangkat satu lagu anak-anak yang berisi bentuk perintah. Lagu ini berjudul &#8220;Chouchou&#8221; yang berarti kupu-kupu. Dalam hal ini yang diperintah adalah kupu-kupu sehingga tentunya tidak ada masalah dari segi kesopanan.</p>
<p>Silahkan dengar lagunya di bawah ini (sumber: <a href="http://www.youtube.com/watch?v=hptlF3N-cJU">YouTube</a>)</p>
<p><small>Download: <a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/chouchou.mp3">chouchou.mp3</a> (338 KB)</small></p>
<div class="sample"><strong>ちょうちょう (chouchou, kupu-kupu)</strong></p>
<p>ちょうちょう　ちょうちょう　<br />
菜の葉に　とまれ<br />
菜の葉に　あいたら<br />
桜にとまれ<br />
桜の花の<br />
花から　花へ<br />
とまれよ　遊べ<br />
遊べよ　とまれ</p>
<p><strong class="exampleRomaji">chouchou chouchou<br />
na no ha ni tomare<br />
na no ha ni aitara<br />
sakura ni tomare<br />
sakura no hana no<br />
hana kara hana e<br />
tomare yo asobe<br />
asobe yo tomare</strong></p>
<p>Kupu-kupu, kupu-kupu<br />
Hinggaplah ke daun sayuran<br />
Kalau bosan dengan daun sayuran<br />
Hinggaplah ke pohon Sakura<br />
Bunganya Sakura<br />
Dari satu bunga ke bunga lainnya<br />
Hinggaplah, bermainlah<br />
Bermainlah, hinggaplah
</p></div>
<blockquote class="smallDict"><p>
ちょうちょう (chouchou): kupu-kupu<br />
菜 (na): tumbuhan sayuran<br />
葉 (ha): daun<br />
とまる (tomaru): berhenti<br />
あく (aku): lelah, capai, bosan<br />
桜 (sakura): pohon sakura<br />
花 (hana): bunga<br />
遊ぶ (asobu): bermain
</p></blockquote>
<p>(Ini adalah versi Jepang dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/H%C3%A4nschen_klein">lagu Jerman aslinya</a>)</p>
<p>Dalam lagu ini kamu bisa menemui verba <strong>tomaru</strong> (berhenti) dan <strong>asobu</strong> (bermain) pada bentuk perintahnya. Hal lain yang menarik di lagu ini adalah penggunaan verba <strong>aku</strong> (飽く) yang merupakan bentuk sastra dari <strong>akiru</strong> (飽きる, capek, bosan). (Sebagai contoh lain, bentuk sastra dari　<strong>yameru</strong> (berhenti) adalah <strong>yamu</strong>)</p>
<p>Kalau ingin sedikit latihan tambahan, coba dengarkan lagu-lagu berikut dan cari bentuk perintah di dalamnya:</p>
<ul>
<li>Buono! &#8211; Honto no Jibun: <a href="http://www.youtube.com/watch?v=-SBCwuMLSkg">lagu</a> | <a href="http://projecthello.com/shugo/honto.html">lirik</a></li>
<li>Buono! &#8211; Renai Rider: <a href="http://www.youtube.com/watch?v=kT5sj9HIWfQ">lagu</a> | <a href="http://projecthello.com/shugo/renairider.html">lirik</a></li>
<li>H.P. All Stars &#8211; ALL FOR ONE &#038; ONE FOR ALL!: <a href="http://www.youtube.com/watch?v=Tsk3QXyG5ZA">lagu</a> | <a href="http://projecthello.com/shuffles/allforone.html">lirik</a></li>
</ul>
<h3>Penutup</h3>
<p>Bentuk perintah akan sering ditemui sehingga kamu perlu memahaminya. Walaupun begitu, karena ini adalah bahasa kasar jadi jangan digunakan sembarangan.</p>
<p><!--</p>
<p>http://www.d-score.com/ar/A02111102.html</p>
<p>http://homepage1.nifty.com/moritake/ongaku/cyo.htm</p>
<p>--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yumeko.web.id/2009/11/14/bentuk-perintah-pada-bahasa-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
<enclosure url="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/kue.mp3" length="178467" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/ro-na.mp3" length="178467" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/koi.mp3" length="103652" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/tekure.mp3" length="180139" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/chouchou.mp3" length="345101" type="audio/mpeg" />
		</item>
		<item>
		<title>Kawatteru: aneh!</title>
		<link>http://www.yumeko.web.id/2009/10/31/kawatteru-aneh/</link>
		<comments>http://www.yumeko.web.id/2009/10/31/kawatteru-aneh/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 14:47:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agro Rachmatullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[kosakata]]></category>
		<category><![CDATA[after story]]></category>
		<category><![CDATA[audio]]></category>
		<category><![CDATA[clannad]]></category>
		<category><![CDATA[kamen rider]]></category>
		<category><![CDATA[Sagara Misae]]></category>
		<category><![CDATA[te iru]]></category>
		<category><![CDATA[tokusatsu]]></category>
		<category><![CDATA[visual novel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yumeko.web.id/?p=470</guid>
		<description><![CDATA[
Aneh?!? &#8211; Sumber gambar: Flickr
Kanji 変 (hen) bisa memiliki arti &#8220;perubahan&#8221; maupun &#8220;aneh&#8221;. Kata kawaru (変わる) yang menggunakan kanji tersebut bisa memiliki kedua arti itu sehingga orang sering salah menerjemahkannya. Di sini kita akan membahas hal tersebut.
Pertama-tama, perlu dipahami bahwa &#8220;perubahan&#8221; sebetulnya sangat berkaitan dengan &#8220;aneh&#8221;. Sebut saja warna kulit orang. Warna kulit orang bermacam-macam, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href='http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/alien.jpg'><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/alien-196x300.jpg" alt="Alien: aneh?" title="Alien: aneh?" width="196" height="300" class="alignnone size-medium wp-image-477" /></a><br />
<span style="font-size: 80%">Aneh?!? &#8211; Sumber gambar: <a href="http://www.flickr.com/photos/jabba1966/2821733584/">Flickr</a></span></p>
<p>Kanji 変 (<strong>hen</strong>) bisa memiliki arti &#8220;perubahan&#8221; maupun &#8220;aneh&#8221;. Kata <strong>kawaru</strong> (変わる) yang menggunakan kanji tersebut bisa memiliki kedua arti itu sehingga orang sering salah menerjemahkannya. Di sini kita akan membahas hal tersebut.</p>
<p>Pertama-tama, perlu dipahami bahwa &#8220;perubahan&#8221; sebetulnya sangat berkaitan dengan &#8220;aneh&#8221;. Sebut saja warna kulit orang. Warna kulit orang bermacam-macam, mulai dari putih, kuning langsat, sawo matang, sampai hitam. Saat ini, warna kulitmu adalah warna kulit normal manusia. Namun coba bayangkan bahwa suatu pagi kamu bangun dan warna kulitmu <strong>berubah</strong> menjadi hijau. Kamu tidak akan lagi menjadi normal, namun menjadi <strong>aneh</strong>! Jadi, &#8220;aneh&#8221; adalah keadaan yang terjadi kalau sesuatu yang normal <strong>berubah</strong> menjadi tidak normal. Oleh karenanya, tidaklah aneh (ehm) kalau makna &#8220;perubahan&#8221; dan &#8220;aneh&#8221; dijejalkan dalam satu kanji yaitu <strong>hen</strong> (変).</p>
<h3>Contoh kata yang menggunakan hen (変)</h3>
<p>Setelah memahami filosofi dasar kanji 変 tersebut, berikutnya kita lihat beberapa contoh kata yang menggunakannya. Tentunya kata paling sederhana yang bisa dibentuknya adalah kata <strong>hen</strong> itu sendiri yang merupakan <a href="http://tutorial.yumeko.web.id/adjectives.html">adjektiva-na</a> dengan arti &#8220;aneh&#8221;:</p>
<p class="sample">あの先生は変な人だよ<br />
<strong class="exampleRomaji">ano sensei wa hen na hito da yo</strong><br />
Guru itu orang yang aneh loh</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
あの (ano): itu<br />
先生 (sensei): guru<br />
変 (hen): aneh<br />
人 (hito): orang
</p></blockquote>
<p><span id="more-470"></span></p>
<p><a href='http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/henshin.jpg'><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/henshin-300x168.jpg" alt="Kamen Rider W Henshin" title="Kamen Rider W Henshin" width="300" height="168" class="alignnone size-medium wp-image-478" /></a><br />
<span style="font-size: 80%">Kamen Rider W: Henshin!</span></p>
<p>Namun pada kata seperti <strong>henshin</strong> (変身 = perubahan + tubuh), kanji <strong>hen</strong> artinya &#8220;perubahan&#8221;. Kalau kamu sering menonton film-film tokusatsu seperti Kamen Rider, kamu pasti sudah sangat hafal kata tersebut. Henshin!!! (berubah!)</p>
<p class="sample">満月を見ると彼は狼男に変身して殺人を犯す<br />
<strong class="exampleRomaji">mangetsu o miru to kare wa ookamiotoko ni henshin shite satsujin o okasu</strong><br />
Kalau melihat bulan purnama, dia akan berubah menjadi manusia serigala dan membunuh orang-orang</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
満月 (mangetsu): bulan purnama<br />
見る (miru): melihat<br />
彼 (kare): dia (laki-laki)<br />
狼男 (ookamiotoko): manusia serigala<br />
変身 (henshin): perubahan<br />
殺人 (satsujin): pembunuhan<br />
犯す (okasu): melakukan (kejahatan)
</p></blockquote>
<h3>Kawaru: berubah? aneh?</h3>
<p>Sekarang kita akan membahas kata bermasalah yang tadi disebutkan sebelumnya yaitu <strong>kawaru</strong>. Dia sering berarti &#8220;berubah&#8221; seperti contoh-contoh berikut:</p>
<p class="sample">悲しみが涙に変わる<br />
<strong class="exampleRomaji">kanashimi ga namida ni kawaru</strong><br />
kesedihan berubah menjadi air mata</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
悲しみ (kanashimi): kesedihan<br />
涙 (namida): air mata<br />
変わる (kawaru): berubah
</p></blockquote>
<p class="sample">結局、何も変わらない日々を送っていた<br />
<strong class="exampleRomaji">kekkyoku, nanimo kawaranai hibi o okutte ita</strong><br />
Pada akhirnya, aku melewati hari-hari tanpa perubahan apapun</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
結局 (kekkyoku): pada akhirnya<br />
何も (nanimo): tidak apapun<br />
変わる (kawaru): berubah<br />
日々 (hibi): hari-hari<br />
送る (okuru): melewati (hari, waktu, masa)
</p></blockquote>
<p>Namun kata <strong>kawaru</strong> juga bisa berarti &#8220;aneh&#8221;. Pada umumnya dia muncul dalam bentuk <strong>-te iru</strong> yaitu <strong>kawatte iru</strong> (bisa disingkat <strong>kawatteru</strong>). Dalam hal ini, <strong>-te iru</strong> bukan menyatakan &#8220;sedang berubah&#8221;, namun berarti bahwa &#8220;telah berubah menjadi aneh, dan hasilnya masih terus sampai sekarang&#8221; (baca tentang <a href="http://tutorial.yumeko.web.id/enduring.html#part3">hasil berlanjut</a>).</p>
<p class="sample">中でも一番変わってる帽子を買いました<br />
<strong class="exampleRomaji">naka de mo ichiban kawatteru boushi o kaimashita</strong><br />
Aku membeli topi yang paling aneh di ataranya</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
中 (naka): dalam<br />
一番 (ichiban): nomor satu, paling<br />
変わる (kawaru): menjadi aneh<br />
帽子 (boushi): topi<br />
買う (kau): membeli
</p></blockquote>
<p>Biasanya dari konteks akan sangat mudah untuk mengetahui arti yang dimaksud. Misalnya, kalau pada contoh di atas kita paksa artinya menjadi &#8220;berubah&#8221; tentu kalimatnya jadi aneh (topi yang berubah?!?).</p>
<h3>Contoh kasus: CLANNAD AFTER STORY</h3>
<p>Sebagai penutup, perhatikan cuplikan dari anime <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Clannad_(anime)">CLANNAD AFTER STORY</a> berikut:</p>
<p><a href='http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/clannad.jpg'><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/clannad-300x225.jpg" alt="Clannad After Story" title="Clannad After Story" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-479" /></a></p>
<p><small>Download: <a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/kawatteru-yumeko.mp3">kawatteru-yumeko.mp3</a> (47 KB)</small></p>
<p class="sample">あなたって変わってるわね～<br />
<strong class="exampleRomaji">anata tte kawatteru wa nee</strong></p>
<blockquote class="smallDict"><p>
あなた (anata): kamu
</p></blockquote>
<p>Pada episode tersebut, Misae bertemu laki-laki yang tidak dikenalnya sepulang sekolah. Laki-laki tersebut menanyakan apa keinginan Misae, karena katanya dia bisa mengabulkan apapun permintaannya. Kalau ketemu orang seperti itu, apa kesan kalian? Tentu saja &#8220;aneh&#8221; bukan? Oleh karenanya, terjemahan fansub yang diberikan di situ yaitu &#8220;You&#8217;ve changed quite a bit&#8221; (kamu telah cukup berubah) tidak cocok. Yang sesuai adalah &#8220;Kamu itu aneh ya&#8230;&#8221;</p>
<div style="text-align: right; font-size: 80%;">Sampingan: <a href="http://www.yumeko.web.id/2009/05/13/kata-paling-berbahaya-di-bahasa-jepang-anata/">Hati-hati menggunakan <strong>anata</strong></a></div>
<p>Penggunaan <strong>kawaru</strong> seperti ini sangat sering muncul, dan fansub yang salah menerjemahkannya juga bisa ditemui dari waktu ke waktu. Jadi semoga dengan pengetahuan ini kamu akan bisa lebih menikmati dorama, film, atau anime favoritmu dengan mengetahui arti yang sebenarnya!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yumeko.web.id/2009/10/31/kawatteru-aneh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
<enclosure url="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/kawatteru-yumeko.mp3" length="48064" type="audio/mpeg" />
		</item>
	</channel>
</rss>

