
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yumeko &#187; ayah</title>
	<atom:link href="http://www.yumeko.web.id/tag/ayah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.yumeko.web.id</link>
	<description>Belajar budaya dan bahasa Jepang bersama</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Mar 2010 08:00:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ibu dan ayah: &#8220;haha&#8221; atau &#8220;okaasan&#8221;? &#8220;chichi&#8221; atau &#8220;otousan&#8221;?</title>
		<link>http://www.yumeko.web.id/2008/06/07/ibu-dan-ayah-haha-atau-okaasan-chichi-atau-otousan/</link>
		<comments>http://www.yumeko.web.id/2008/06/07/ibu-dan-ayah-haha-atau-okaasan-chichi-atau-otousan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jun 2008 07:05:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agro Rachmatullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menengah]]></category>
		<category><![CDATA[ayah]]></category>
		<category><![CDATA[bapak]]></category>
		<category><![CDATA[chichi]]></category>
		<category><![CDATA[haha]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[mamah]]></category>
		<category><![CDATA[okaasan]]></category>
		<category><![CDATA[orang tua]]></category>
		<category><![CDATA[orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[otousan]]></category>
		<category><![CDATA[お母さん]]></category>
		<category><![CDATA[お父さん]]></category>
		<category><![CDATA[母]]></category>
		<category><![CDATA[父]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yumeko.web.id/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[Terdapat banyak sekali kata untuk konsep ayah dan ibu. Di artikel ini kita hanya akan membahas dua untuk masing-masing dan melihat perbedaan penggunaannya.
母 (haha) dan お母さん (okaasan) sama-sama berarti ibu. Walaupun begitu, &#8220;okaasan&#8221; terdengar lebih menghormati. Oleh karenanya, untuk menyebut ibu dari lawan bicara kita menggunakan &#8220;okaasan&#8221;. Contohnya:
お母さんは家にいる？
okaasan wa ie ni iru?
Apa ibu kamu di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terdapat banyak sekali kata untuk konsep ayah dan ibu. Di artikel ini kita hanya akan membahas dua untuk masing-masing dan melihat perbedaan penggunaannya.</p>
<p>母 <span class="romajiInline">(haha)</span> dan お母さん <span class="romajiInline">(okaasan)</span> sama-sama berarti ibu. Walaupun begitu, &#8220;okaasan&#8221; terdengar lebih menghormati. Oleh karenanya, untuk menyebut ibu dari lawan bicara kita menggunakan &#8220;okaasan&#8221;. Contohnya:</p>
<div class="sample">お母さんは家にいる？<br />
<span class="romajiSample">okaasan wa ie ni iru?</span><br />
Apa ibu kamu di rumah?</div>
<blockquote><p>家 (ie): rumah<br />
いる (iru): ada</p></blockquote>
<p><span id="more-66"></span></p>
<p>Nah, saat berbicara dengan orang lain, biasanya seseorang akan rendah diri dan menyebut ibunya sendiri &#8220;haha&#8221;.</p>
<div class="sample">母はその事をまだ知らない<br />
<span class="romajiSample">haha wa sono koto o mada shiranai</span><br />
Ibuku belum tahu hal itu.</div>
<blockquote><p>その (sono): itu<br />
事 (koto): hal<br />
まだ (mada): masih (belum)<br />
知る (shiru): tahu</p></blockquote>
<p>Namun tentu saja, kalau kita memanggil ibu kita sendiri, kita bisa memilih yang lebih hormat yaitu &#8220;okaasan&#8221;:</p>
<div class="sample">お母さん、今日の晩御飯は何？<br />
<span class="romajiSample">okaasan, kyou no bangohan wa nani?</span><br />
Ibu, makan malam hari ini apa?</div>
<blockquote><p>今日 (kyou): hari ini<br />
晩御飯 (bangohan): makan malam<br />
何 (nani): apa</p></blockquote>
<p>&#8220;haha&#8221; juga sering dipakai untuk menyatakan konsep ibu secara umum, contohnya kasus-kasus berikut:</p>
<div class="sample">母と子のクリニック<br />
<span class="romajiSample">haha to ko no kurinikku</span><br />
Klinik ibu dan anak</div>
<blockquote><p>子 (ko): anak<br />
クリニック (kurinikku): klinik</p></blockquote>
<div class="sample">必要は発明の母<br />
<span class="romajiSample">hitsuyou wa hatsumei no haha</span><br />
Kebutuhan adalah ibu dari penemuan</div>
<blockquote><p>必要 (hitsuyou): kebutuhan<br />
発明 (hatsumei): penemuan</p></blockquote>
<p>Di lain pihak, &#8220;okaasan&#8221; lebih memiliki kesan kata panggilan dan akrab. Dalam suatu rumah, bisa saja sang kakek, nenek, bapak, anak, dan bahkan ibunya sendiri menyebut sang ibu sebagai &#8220;okaasan&#8221;. Inilah contoh-contohnya:</p>
<div class="sample">お母さんと一緒に行きましょう<br />
<span class="romajiSample">okaasan to issho ni ikimashou</span><br />
Ayo pergi bareng ibu. (kata ibu ke anaknya)</div>
<blockquote><p>一緒 (issho): bersama<br />
行く (iku): pergi
</p></blockquote>
<div class="sample">お母さん、愛理ちゃんの帽子はどこ？<br />
<span class="romajiSample">okaasan, airi-chan no boushi wa doko?</span><br />
Ibu, topinya Airi di mana? (kata suami ke istrinya)</div>
<blockquote><p>帽子 (boushi): topi</br><br />
どこ (doko): di mana</p></blockquote>
<p>Analoginya sama untuk 父 <span class="romajiInline">(chichi)</span> dan お父さん <span class="romajiInline">(otousan)</span> yang sama-sama berarti ayah. &#8220;otousan&#8221; adalah panggilan yang lebih hormat.</p>
<p>Jadi ingat, kalau menyebut ibu dan ayah orang lain, gunakan &#8220;okaasan&#8221; dan &#8220;otousan&#8221;. Kalau membicarakan ibu dan ayah sendiri ke orang lain, gunakan &#8220;haha&#8221; dan &#8220;chichi&#8221; agar terdengar rendah diri. Saat memanggil ibu atau ayah kita sendiri, kita bisa menggunakan keduanya.</p>
<p>Pelajaran ditutup dengan sedikin <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jembatan_keledai">nemonik</a> untuk menghafal &#8220;haha&#8221; dan &#8220;chichi&#8221;. Bayangkan sepasang ibu bapak aneh, yang kalau bersin selalu berpasangan. Ibunya akan melakukan &#8220;<strong>ha</strong>&#8230;.&#8221;, dan bapaknya yang akan menyelesaikan dengan &#8220;<strong>chi</strong>!&#8221;. &#8220;haha&#8221;, dan &#8220;chichi&#8221;!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yumeko.web.id/2008/06/07/ibu-dan-ayah-haha-atau-okaasan-chichi-atau-otousan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

