
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yumeko &#187; dorama</title>
	<atom:link href="http://www.yumeko.web.id/tag/dorama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.yumeko.web.id</link>
	<description>Belajar budaya dan bahasa Jepang bersama</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Mar 2010 08:00:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Japanese in Anime and Manga: Memperdalam bahasa Jepang lewat media populer</title>
		<link>http://www.yumeko.web.id/2010/02/07/japanese-in-anime-and-manga-memperdalam-bahasa-jepang-lewat-media-populer/</link>
		<comments>http://www.yumeko.web.id/2010/02/07/japanese-in-anime-and-manga-memperdalam-bahasa-jepang-lewat-media-populer/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 11:32:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agro Rachmatullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Situs menarik]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[anime]]></category>
		<category><![CDATA[dorama]]></category>
		<category><![CDATA[edo]]></category>
		<category><![CDATA[heian]]></category>
		<category><![CDATA[jin]]></category>
		<category><![CDATA[manga]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[meiji]]></category>
		<category><![CDATA[oiran]]></category>
		<category><![CDATA[samurai x]]></category>
		<category><![CDATA[visual novel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yumeko.web.id/?p=642</guid>
		<description><![CDATA[
Bahasa Jepang adalah bahasa yang sangat berwarna. Terdapat berbagai cara untuk mengungkapkan hal yang pada dasarnya sama, dan ini dipengaruhi oleh faktor seperti hubungan antara pembicara, umur pembicara, dan latar belakang atau sifat pembicara.
Sebagai contoh, untuk meminta atau membuat orang lain agar makan, kita bisa menggunakan berbagai cara berikut dengan nuansa yang sangat berbeda (semuanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2010/02/anime_manga.jpg" alt="Japanese in Anime &amp; Manga" title="Japanese in Anime &amp; Manga" width="303" height="287" class="alignnone size-full wp-image-647" /></p>
<p>Bahasa Jepang adalah bahasa yang sangat berwarna. Terdapat berbagai cara untuk mengungkapkan hal yang pada dasarnya sama, dan ini dipengaruhi oleh faktor seperti hubungan antara pembicara, umur pembicara, dan latar belakang atau sifat pembicara.</p>
<p>Sebagai contoh, untuk meminta atau membuat orang lain agar makan, kita bisa menggunakan berbagai cara berikut dengan nuansa yang sangat berbeda (semuanya menggunakan kata dasar <strong>taberu</strong> yang berarti &#8220;makan&#8221;):</p>
<ul>
<li><strong><a href="http://tutorial.yumeko.web.id/requests.html">tabete kudasai</a></strong>: &#8220;Silahkan makan&#8221;. Ini cara membuat permintaan sopan. Aman untuk digunakan di segala situasi, misalnya mempersilahkan tamu makan.</li>
<li><strong><a href="http://tutorial.yumeko.web.id/requests.html">tabete</a></strong>: Sama seperti di atas tapi terdengar lebih santai. Digunakan misalnya antar teman.</li>
<li><strong><a href="http://tutorial.yumeko.web.id/requests.html">tabenasai</a></strong>: Permintaan yang cukup tegas namun sopan. Bisa digunakan misalnya oleh ibu kepada anaknya yang rewel tidak mau makan.</li>
<li><strong>tabete itadakemasen ka?</strong>: Permintaan yang sangat sopan, dengan nuansa bahwa kita merendahkan diri. Seakan-akan mengatakan &#8220;Mungkin makanannya tidak enak, tapi akankah kamu berbaik hati memakannya?&#8221;</li>
<li><strong><a href="http://www.yumeko.web.id/2009/11/14/bentuk-perintah-pada-bahasa-jepang/">tabero!</a></strong>: &#8220;Makan!!!&#8221; Ini bentuk perintah kasar. Bayangkan kamu memaksa lawan bicaramu makan sambil menodongkan pistol.</li>
</ul>
<p>Tentunya masih banyak cara lainnya, dan lingkup penggunaan contoh di atas tidaklah saklek. Sebagai contoh, &#8220;<strong>tabete</strong>&#8221; dan &#8220;<strong>tabenasai</strong>&#8221; bisa juga digunakan kepada tamu (masing-masing dengan kesan santai dan agak tegas dalam artian baik).</p>
<p><span id="more-642"></span></p>
<p>Di sini, media seperti anime, dorama, dan manga merupakan cara yang hebat untuk menemui beragam bentuk bahasa Jepang. Dengan berbagai setting dan tokoh yang berbeda, kamu akan terbiasa mendengar bermacam gaya bahasa dan perlahan-lahan mengerti kapan harus menggunakan yang mana. Sebagai orang asing, ini mungkin bisa jadi wahana pencarian jati diri juga: Dengan bahasa Jepang seperti apa aku ingin berbicara? &#8220;<strong>ore no hanashikata, monku aru?!?</strong>&#8221; (Lu ada masalah ama gaya bicara gue?!?)</p>
<p><a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2010/02/gozansu.jpg"><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2010/02/gozansu-300x168.jpg" alt="Arigatou gozansu" title="Arigatou gozansu" width="300" height="168" class="alignnone size-medium wp-image-652" /></a><br />
<span style="font-size: 80%">&#8220;<strong>Arigatou gozansu</strong>&#8220;. Ha? Apa? (dari dorama Jin)</span></p>
<p>Tidak hanya variasi bahasa mulai dari cara bicara anak-anak sampai yakuza yang bisa ditemui di zaman modern, pada anime <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Samurai_X">Samurai X</a> kamu bisa menjumpai gaya bahasa samurai zaman Meiji, pada dorama <a href="http://wiki.d-addicts.com/Jin">Jin</a> kamu bisa melihat bagaimana para <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Oiran">Oiran</a> zaman Edo menggunakan akhiran <strong><a href="http://ja.wikipedia.org/wiki/%E5%BB%93%E8%A9%9E">-arinsu</a></strong>, dan pada anime atau game <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Air_(anime)">Air</a> kamu bisa mencicipi bahasa Jepang zaman Heian yang jauh lebih tua lagi.</p>
<p><a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2010/02/suru_ga_yoi.jpg"><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2010/02/suru_ga_yoi-300x154.jpg" alt="suru ga yoi - bahasa Jepang zaman Heian" title="suru ga yoi - bahasa Jepang zaman Heian" width="300" height="154" class="alignnone size-medium wp-image-654" /></a><br />
<span style="font-size: 80%">&#8220;<strong>Ryuuya-dono mo tamesu ga yoi</strong>&#8220;. (Ayo cicip, Tuan Ryuuya) (dari anime Air)</span></p>
<p>Menyadari efektifnya media-media tersebut untuk membuka wawasan bahasa Jepang, Japan Foundation mengembangkan situs <a href="http://anime-manga.jp">Japanese in Anime &#038; Manga</a>. Di situ, terdapat modul-modul interaktif untuk mempelajari bahasa-bahasa yang muncul di media-media tersebut. Sebagai contoh, di modul &#8220;Character expression&#8221; kamu bisa mendengar dan membandingkan bagaimana 8 karakter berbeda mengungkapkan hal untuk situasi yang sama. Tentu fokusnya lebih ke arah ragam bahasa modern, jadi jangan harap bahasa zaman Heian muncul di situs tersebut.</p>
<p><a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2010/02/character_expression.jpg"><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2010/02/character_expression-300x200.jpg" alt="Ekspresi karakter anime" title="Ekspresi karakter anime" width="300" height="200" class="alignnone size-medium wp-image-649" /></a></p>
<p>Terdapat mode kanji, kana, dan romaji untuk tulisan Jepangnya yang bisa diubah lewat tombol kanan atas. Setelah mempelajarinya, terdapat juga mode kuis untuk menguji pemahaman kalian.</p>
<p>Untuk modul &#8220;Love Word Quiz&#8221;, kalian menebak arti dari kata-kata bahasa Jepang. Selain itu, kalian juga bisa melihat contoh penggunaan kata tersebut di manga (dengan terjemahan Inggrisnya) dan juga melihat halaman manga aslinya!</p>
<p><a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2010/02/love_word.jpg"><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2010/02/love_word-300x178.jpg" alt="Love word quiz" title="Love word quiz" width="300" height="178" class="alignnone size-medium wp-image-650" /></a></p>
<p>Karena situs ini baru dibuka, modul yang tersedia baru sedikit. Namun mereka berencana untuk membuat modul-modul tambahan, jadi sementara menikmati modul yang saat ini sudah ada, ke depannya situs ini akan semakin berguna.</p>
<p>Kunjungi situsnya di <a href="http://anime-manga.jp">http://anime-manga.jp</a> dan selamat bersenang-senang. Namun tentunya yang paling utama adalah menikmati media aslinya, jadi jangan lupa banyak-banyaklah menonton anime, film, maupun dorama (berani tanpa sub?) dan membaca manga (yang belum diterjemahkan)!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yumeko.web.id/2010/02/07/japanese-in-anime-and-manga-memperdalam-bahasa-jepang-lewat-media-populer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggunakan pengandaian -ba untuk menggabung dua kalimat negatif (- mo nakereba, &#8211; mo nai)</title>
		<link>http://www.yumeko.web.id/2009/10/04/menggunakan-pengandaian-ba-untuk-menggabung-dua-kalimat-negatif-mo-nakereba-mo-nai/</link>
		<comments>http://www.yumeko.web.id/2009/10/04/menggunakan-pengandaian-ba-untuk-menggabung-dua-kalimat-negatif-mo-nakereba-mo-nai/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Oct 2009 03:40:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agro Rachmatullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menengah lanjut]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[audio]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa klasik]]></category>
		<category><![CDATA[dorama]]></category>
		<category><![CDATA[Honey and Clover]]></category>
		<category><![CDATA[JLPT1]]></category>
		<category><![CDATA[Kunisaki Yukito]]></category>
		<category><![CDATA[Takemoto Yuuta]]></category>
		<category><![CDATA[Toma Ikuta]]></category>
		<category><![CDATA[visual novel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yumeko.web.id/?p=439</guid>
		<description><![CDATA[Perhatikan dua kalimat negatif berikut:
犬はいない。猫はいない。
inu wa inai. neko wa inai.
Tidak ada anjing. Tidak ada kucing.

犬 (inu): anjing
いる (iru): ada (benda hidup kecuali tumbuhan)
猫 (neko): kucing

Dua kalimat negatif yang berurutan seperti contoh di atas bisa digabung dengan memanfaatkan pengandaian -ba sehingga artinya &#8220;Tidak ada anjing maupun kucing&#8221;. Inilah caranya:

Menggunakan pengandaian -ba untuk menggabung dua kalimat negatif
Pertama, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perhatikan dua kalimat negatif berikut:</p>
<p class="sample">犬はいない。猫はいない。<br />
<strong class="exampleRomaji">inu wa inai. neko wa inai.</strong><br />
Tidak ada anjing. Tidak ada kucing.</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
犬 (inu): anjing<br />
いる (iru): ada (benda hidup kecuali tumbuhan)<br />
猫 (neko): kucing
</p></blockquote>
<p>Dua kalimat negatif yang berurutan seperti contoh di atas bisa digabung dengan memanfaatkan <a href="http://tutorial.yumeko.web.id/conditional.html">pengandaian -ba</a> sehingga artinya &#8220;Tidak ada anjing maupun kucing&#8221;. Inilah caranya:</p>
<p><span id="more-439"></span></p>
<div style="border: 2px solid black; padding: 10px; background-color: rgb(238, 255, 238);"><strong>Menggunakan pengandaian -ba untuk menggabung dua kalimat negatif</strong></p>
<p>Pertama, ubah kedua partikel <strong>wa</strong> yang berkaitan menjadi <strong>mo</strong>. Lalu konjugasikan kalimat pertama ke pengandaian -ba.</p>
<p>Contoh kalimat: <strong>inu wa inai. neko wa inai.</strong><br />
Tahap 1: <strong>inu <u>mo</u> inai. neko <u>mo</u> inai.</strong><br />
Tahap 2: <strong>inu mo ina<u>kereba</u> neko mo inai.</strong></div>
<p>Perhatikan bahwa ini adalah <u>pengandaian semu</u>. Secara tata bahasa bentuknya persis dengan pengandaian -ba, namun tidak ada pengandaian sama sekali di sini! Ini hanyalah salah satu cara tingkat lanjut untuk merangkai kalimat. Lihat contoh di bawah dan perhatikan bahwa di terjemahannya tidak ada andai-andai apapun.</p>
<p class="sample">我が家には、犬もいなければ猫もいない<br />
<strong class="exampleRomaji">wagaya ni wa, inu mo inakereba neko mo inai</strong><br />
Di rumah saya, tidak ada anjing maupun kucing</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
我が家 (wagaya): rumah saya<br />
犬 (inu): anjing<br />
いる (iru): ada (benda hidup kecuali tumbuhan)<br />
猫 (neko): kucing
</p></blockquote>
<p>Pola seperti ini cukup berkelas sehingga akan terdengar agak puitis atau seperti bahasa sastra. Kalau ingin yang lebih sederhana dan normal, tentunya kita bisa menggunakan misalnya <strong>inu mo neko mo inai</strong>.</p>
<p>Perhatikan contoh-contoh tambahan berikut untuk lebih membiasakan diri dengan pola ini:</p>
<p class="sample">私にはお金もなければ地位もない<br />
<strong class="exampleRomaji">watashi ni wa okane mo nakereba chii mo nai</strong><br />
Saya tidak memiliki uang maupun pangkat</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
私 (watashi): saya<br />
お金 (okane): uang<br />
ある (aru): ada (benda mati dan tumbuhan)<br />
地位 (chii): posisi, kedudukan, status
</p></blockquote>
<p>Perhatikan asal kalimatnya: <strong>okane wa nai. chii wa nai.</strong></p>
<p class="sample">あの頃、夢もなければ希望もない日々を送っていた<br />
<strong class="exampleRomaji">ano koro, yume mo nakereba kibou mo nai hibi o okutte ita</strong><br />
Pada waktu itu, aku menjalani hari-hari tanpa mimpi maupun harapan</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
あの (ano): itu<br />
頃 (koro): waktu, masa<br />
夢 (yume): mimpi<br />
ある (aru): ada (benda mati dan tumbuhan)<br />
希望 (kibou): harapan, keinginan<br />
日々 (hibi): hari-hari<br />
送る (okuru): menjalani, melewati
</p></blockquote>
<p class="sample">あの人は友達でもなければ知り合いでもありませんので誤解しないでください<br />
<strong class="exampleRomaji">ano hito wa tomodachi de mo nakereba shiriai de mo arimasen no de gokai shinaide kudasai</strong><br />
Orang itu bukan teman dan bukan juga kenalan, jadi tolong jangan salah paham</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
あの (ano): itu<br />
人 (hito): orang<br />
友達 (tomodachi): teman<br />
知り合い (shiriai): kenalan<br />
誤解 (gokai): salah paham
</p></blockquote>
<p>Kali ini asal kalimatnya adalah: <strong>tomodachi de wa nai. shiriai de wa nai.</strong> (<strong>de wa nai = ja nai</strong>)</p>
<p>Contoh berikut diambil dari novel visual <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Air_%28anime%29">Air</a>. Bentuk asal kalimatnya sama dengan contoh terakhir di atas:</p>
<p class="sample">いや、錯覚ではない。何か、音がする。この世のものならざる音。足音でもなければ、声でもない。<br />
<strong class="exampleRomaji">iya, sakkaku de wa nai. nanika, oto ga suru. kono yo no mono narazaru oto. ashioto de mo nakereba, koe de mo nai.</strong><br />
Tidak, ini bukan imajinasiku. Aku mendengar sesuatu. Suara yang tidak mungkin berasal dari dunia ini. Bukan suara langkah kaki, bukan pula suara orang.</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
いや (iya): tidak, bukan<br />
錯覚 (sakkaku): ilusi, imajinasi<br />
何か (nanika): sesuatu<br />
音 (oto): suara<br />
この (kono): ini<br />
世 (yo): dunia<br />
もの (mono): benda<br />
なる (naru):<br />
足音 (ashioto): suara langkah kaki<br />
声 (koe): suara orang
</p></blockquote>
<p>Perhatikan bahwa <strong>oto ga suru</strong> artinya adalah sesuatu mengeluarkan suara. Lalu <strong>naru</strong> di sini adalah verba klasik yang secara praktis bisa menggabungkan dua nomina (beda dengan <strong>naru</strong> yang artinya &#8220;menjadi&#8221;). Contohnya <strong>sei</strong> (聖) berarti suci, sehingga <strong>sei-naru sensou</strong> berarti perang suci. <strong>narazaru</strong> adalah bentuk negatif klasiknya (= <strong>naranai</strong>), jadi sebagai contoh <strong>sei-narazaru sensou</strong> berarti perang yang tidak suci.</p>
<p>Contoh terakhir adalah dari dorama <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Honey_and_Clover">Honey and Clover</a>. Silahkan dengarkan audionya:</p>
<p><a href='http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/honey_and_clover_toma_ikuta.jpg'><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/honey_and_clover_toma_ikuta-300x194.jpg" alt="Honey and Clover" title="Honey and Clover" width="300" height="194" class="alignnone size-medium wp-image-441" /></a></p>
<p><small>Download: <a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/honey_and_clover_96.mp3">honey_and_clover_96.mp3</a> (203 KB)</small></p>
<p class="sample">お金がない学生にとって、夏休みとは、ただじっと過ぎ去るのを待つ日々でしかない。〔「あ～、あっち～」〕遊ぶお金もなければ、実家にも帰らない。<br />
<strong class="exampleRomaji">okane ga nai gakusei ni totte, natsuyasumi to wa, tada jitto sugisaru no o matsu hibi de shika nai. ["aa, acchii"] asobu okane mo nakereba, jikka ni mo kaeranai.</strong><br />
Bagi mahasiswa yang tidak punya uang, liburan musim panas tidak lain dan tidak bukan hanyalah hari-hari menunggu dengan sabar berlalunya waktu. ["Ah... Panaaas!"] Mereka tidak punya uang untuk bersenang-senang, dan tidak pula pulang ke rumahnya.</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
お金 (okane): uang<br />
ある (aru): ada (benda mati dan tumbuhan)<br />
学生 (gakusei): murid<br />
にとって (ni totte): bagi<br />
夏休み (natsuyasumi): liburan musim panas<br />
とは (to wa): menandakan hal yang ingin didefinisikan<br />
ただ (tada): hanya<br />
じっと (jitto): dengan sabar, tanpa gerakan, terfokus<br />
過ぎ去る (sugisaru): lewat<br />
待つ (matsu): menunggu<br />
日々 (hibi): hari-hari<br />
あっちい (acchii): panas (atsui)<br />
遊ぶ (asobu): bermain<br />
実家 (jikka): rumah orang tua<br />
帰る (kaeru): pulang, kembali
</p></blockquote>
<div style="text-align: right; font-size: 80%;">Sampingan: <a href="http://www.yumeko.web.id/2009/04/23/berbicara-tentang-panas/">Mengenai kata acchii</a></div>
<p>Asal kalimatnya? Kali ini: <strong>asobu okane wa nai. jikka ni wa kaeranai.</strong></p>
<p>Pola yang kita pelajari di sini sebenarnya juga bisa digunakan untuk menggabungkan dua kalimat positif, namun itu akan dibahas di lain waktu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yumeko.web.id/2009/10/04/menggunakan-pengandaian-ba-untuk-menggabung-dua-kalimat-negatif-mo-nakereba-mo-nai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
<enclosure url="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/10/honey_and_clover_96.mp3" length="207044" type="audio/mpeg" />
		</item>
		<item>
		<title>Kanjiku 8 &#8211; pepohonan (林) dan hutan (森)</title>
		<link>http://www.yumeko.web.id/2009/06/08/kanjiku-8-pepohonan-%e6%9e%97-dan-hutan-%e6%a3%ae/</link>
		<comments>http://www.yumeko.web.id/2009/06/08/kanjiku-8-pepohonan-%e6%9e%97-dan-hutan-%e6%a3%ae/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 11:12:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agro Rachmatullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kanjiku]]></category>
		<category><![CDATA[aturan]]></category>
		<category><![CDATA[bergambar]]></category>
		<category><![CDATA[cara menulis]]></category>
		<category><![CDATA[dorama]]></category>
		<category><![CDATA[guratan]]></category>
		<category><![CDATA[hayashi]]></category>
		<category><![CDATA[hayashi tantan]]></category>
		<category><![CDATA[hutan]]></category>
		<category><![CDATA[igo]]></category>
		<category><![CDATA[Kanji]]></category>
		<category><![CDATA[kobayashi satoru]]></category>
		<category><![CDATA[menggambar]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>
		<category><![CDATA[mori]]></category>
		<category><![CDATA[moritaka chisato]]></category>
		<category><![CDATA[pepohonan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yumeko.web.id/?p=350</guid>
		<description><![CDATA[
Sumber gambar: Wikipedia
Di artikel-artikel sebelumnya kita telah belajar berbagai kanji-kanji yang bentuknya relatif sederhana. Nah, bentuk-bentuk sederhana tersebut seringkali dipakai untuk membentuk kanji-kanji lainnya. Sekarang kita akan mempelajari dua kanji tambahan yang dibentuk oleh kanji pohon 木.
Pepohonan: 林 (hayashi)
Kanji pertama untuk menu kali ini adalah hayashi yang artinya pepohonan atau hutan kecil. Kanji tersebut terdiri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href='http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/06/shinrin.jpg'><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/06/shinrin-300x225.jpg" alt="Hutan" title="Hutan" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-351" /></a><br />
<span style="font-size: 80%">Sumber gambar: <a href="http://ja.wikipedia.org/wiki/%E3%83%95%E3%82%A1%E3%82%A4%E3%83%AB:Forest01s2048.jpg">Wikipedia</a></span></p>
<p>Di <a href="http://www.yumeko.web.id/category/kanjiku/">artikel-artikel sebelumnya</a> kita telah belajar berbagai kanji-kanji yang bentuknya relatif sederhana. Nah, bentuk-bentuk sederhana tersebut seringkali dipakai untuk membentuk kanji-kanji lainnya. Sekarang kita akan mempelajari dua kanji tambahan yang dibentuk oleh <a href="http://www.yumeko.web.id/2008/08/07/kanjiku-2-tanah-%e5%9c%9f-dan-pohon-%e6%9c%a8/">kanji pohon 木</a>.</p>
<h3>Pepohonan: 林 (hayashi)</h3>
<p>Kanji pertama untuk menu kali ini adalah <strong>hayashi</strong> yang artinya <u>pepohonan</u> atau <u>hutan kecil</u>. Kanji tersebut terdiri dari dua pohon, jadi sangat mudah diingat.</p>
<p>Aturan umum dalam menulis kanji adalah menggambar komponen-komponennya dari kiri ke kanan, dan ini juga berlaku di sini. Jadi gambar pohon yang di kiri dulu sebelum yang di kanan:</p>
<p><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/06/hayashi-urutan.png" alt="Urutan guratan/penulisan kanji 林 (hayashi, pepohonan)" title="Urutan guratan/penulisan kanji 林 (hayashi, pepohonan)" width="450" height="175" class="alignnone size-full wp-image-352" /><br />
<span style="font-size: 80%">Sumber: <a href="http://commons.wikimedia.org/wiki/Commons:Stroke_Order_Project">Wikimedia Commons Stroke Order Project</a></span></p>
<p><span id="more-350"></span></p>
<h3>Hutan: 森 (mori)</h3>
<p>Kanji berikutnya yaitu <strong>mori</strong> yang artinya <u>hutan</u> dan terdiri dari tiga bentuk pohon. Pada dasarnya 林 dan 森 sama-sama berarti kumpulan pohon-pohon, hanya saja umumnya 林 tidak seluas 森 dan pohon-pohon pada 林 tidak sepadat 森. Ini mudah dimengerti karena jumlah pohon pada kanjinya memang lebih banyak pada 森.</p>
<p>Untuk menggambar 森 gunakan prinsip satu lagi yaitu menggambar dari atas ke bawah. Jadi pohon di atas digambar pertama:</p>
<p><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/06/mori-urutan.png" alt="Urutan guratan/penulisan kanji 森 (mori, hutan)" title="Urutan guratan/penulisan kanji 森 (mori, hutan)" width="450" height="286" class="alignnone size-full wp-image-353" /><br />
<span style="font-size: 80%">Sumber: <a href="http://commons.wikimedia.org/wiki/Commons:Stroke_Order_Project">Wikimedia Commons Stroke Order Project</a></span></p>
<h3>Penggunaan</h3>
<p><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/06/orang-orang-hayashi-mori.jpg" alt="Orang-orang yang menggunakan 林 atau 森 pada namanya" title="Orang-orang yang menggunakan 林 atau 森 pada namanya" width="450" height="197" class="alignnone size-full wp-image-354" /><br />
<span style="font-size: 80%">Orang-orang yang menggunakan 林 atau 森 pada namanya</span></p>
<p>林 maupun 森 bisa cukup kamu sering temukan di nama. Contohnya adalah pemain dorama 林丹丹 (<a href="http://ja.wikipedia.org/wiki/%E6%9E%97%E4%B8%B9%E4%B8%B9">Hayashi Tantan</a>), pemain igo 小林覚 (<a href="http://senseis.xmp.net/?KobayashiSatoru">Kobayashi Satoru</a>), dan penyanyi 森高千里 (<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Chisato_Moritaka">Moritaka Chisato</a>). Kalau ada nama orang maupun tempat yang kamu kenal dengan kanji-kanji yang baru kita pelajari, jangan lupa tulis di komentar ya!</p>
<div style="text-align: right; font-size: 80%;">Sampingan: <a href="http://www.yumeko.web.id/2008/07/15/tutorial-watarasebashi-11-konsonan-bersuara-pada-kata-gabungan/">Perubahan suara <strong>hayashi</strong> menjadi <strong>bayashi</strong></a></div>
<p>Inilah contoh penggunaan 林 pada kalimat:</p>
<div class="sample">家の後ろの林<br />
<strong class="exampleRomaji">ie no ushiro no hayashi</strong><br />
Pepohonan di belakang rumah</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
家 (ie): rumah<br />
後ろ (ushiro): belakang
</p></blockquote>
<div class="sample">この林には種々の昆虫がいる<br />
<strong class="exampleRomaji">kono hayashi ni wa shuju no mushi ga iru</strong><br />
Di pepohonan ini ada bermacam serangga</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
この (kono): ini<br />
種々 (shuju): beragam, bermacam<br />
昆虫 (konchuu): serangga<br />
いる (iru): ada (benda hidup kecuali tumbuhan)
</p></blockquote>
<p>Dan inilah contoh penggunaan 森:</p>
<div class="sample">森の中から爆発の音が聞こえた<br />
<strong class="exampleRomaji">mori no naka kara bakuhatsu no oto ga kikoeta</strong><br />
Terdengar suara ledakan dari dalam hutan</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
中 (naka): dalam<br />
から (kara): dari<br />
爆発 (bakuhatsu): ledakan<br />
音 (oto): suara<br />
聞こえる (kikoeru): terdengar
</p></blockquote>
<div class="sample">その子は森の奥で迷子になってしまった<br />
<strong class="exampleRomaji">sono ko wa mori no oku de maigo ni natte shimatta</strong><br />
Anak itu tersesat di kedalaman hutan</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
その (sono): itu<br />
子 (ko): anak<br />
奥 (oku): kedalaman<br />
迷子 (maigo): anak hilang/tersesat<br />
なる (naru): menjadi
</p></blockquote>
<p>Mari terus belajar kanji sedikit demi sedikit!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yumeko.web.id/2009/06/08/kanjiku-8-pepohonan-%e6%9e%97-dan-hutan-%e6%a3%ae/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>-te kuru: pergi dan kembali lagi</title>
		<link>http://www.yumeko.web.id/2009/04/14/te-kuru-pergi-dan-kembali-lagi/</link>
		<comments>http://www.yumeko.web.id/2009/04/14/te-kuru-pergi-dan-kembali-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 17:01:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agro Rachmatullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menengah]]></category>
		<category><![CDATA[audio]]></category>
		<category><![CDATA[bergambar]]></category>
		<category><![CDATA[dorama]]></category>
		<category><![CDATA[Horikita Maki]]></category>
		<category><![CDATA[ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kamenashi Kazuya]]></category>
		<category><![CDATA[KAT-TUN]]></category>
		<category><![CDATA[Kiritani Shuuji]]></category>
		<category><![CDATA[Kotani Nobuko]]></category>
		<category><![CDATA[kuru]]></category>
		<category><![CDATA[Kusano Akira]]></category>
		<category><![CDATA[Listening]]></category>
		<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[Nobuta o Produce]]></category>
		<category><![CDATA[Nobuta wo Produce]]></category>
		<category><![CDATA[suara]]></category>
		<category><![CDATA[te]]></category>
		<category><![CDATA[te kuru]]></category>
		<category><![CDATA[Yamashita Tomohisa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yumeko.web.id/?p=304</guid>
		<description><![CDATA[
&#8220;Tunggu di sini. Aku akan pergi dan nanti datang kembali!&#8221;
kuru (来る) adalah verba yang berarti &#8220;datang&#8221; (betuk sopannya adalah kimasu). Inilah contoh kalimat sederhananya:
私はインドネシアから来ました
watashi wa indoneshia kara kimashita
Saya datang dari Indonesia

私 (watashi): saya
インドネシア (indoneshia): Indonesia
から (kara): dari
来る (kuru): datang

Arti literalnya memang &#8220;saya datang dari Indonesia&#8221;, namun pola kalimat di atas bisa kita gunakan saat memperkenalkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href='http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/04/tekuru.jpg'><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/04/tekuru-300x168.jpg" alt="\&quot;Tunggu di sini, aku akan datang kembali\&quot;" title="\&quot;Tunggu di sini, aku akan datang kembali\&quot;" width="300" height="168" class="alignnone size-medium wp-image-312" /></a><br />
<small>&#8220;Tunggu di sini. Aku akan pergi dan nanti <strong>datang</strong> kembali!&#8221;</small></p>
<p><strong>kuru</strong> (来る) adalah verba yang berarti &#8220;datang&#8221; (betuk sopannya adalah <strong>kimasu</strong>). Inilah contoh kalimat sederhananya:</p>
<div class="sample">私はインドネシアから来ました<br />
<strong class="exampleRomaji">watashi wa indoneshia kara kimashita</strong><br />
Saya datang dari Indonesia</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
私 (watashi): saya<br />
インドネシア (indoneshia): Indonesia<br />
から (kara): dari<br />
来る (kuru): datang
</p></blockquote>
<p>Arti literalnya memang &#8220;saya datang dari Indonesia&#8221;, namun pola kalimat di atas bisa kita gunakan saat memperkenalkan diri yang kurang lebih maksudnya &#8220;saya dari Indonesia&#8221;.</p>
<p>Nah, <strong>kuru</strong> bisa juga ditempelkan pada <a href="http://tutorial.yumeko.web.id/compound.html">bentuk te verba</a> sehingga menjadi <strong>-te kuru</strong>. Pada bentuk ini, umumnya penulisannya menggunakan hiragana くる. Konstruksi <strong>-te kuru</strong> ini bisa memiliki banyak arti, dan kita akan mempelajari salah satunya di sini.</p>
<p><span id="more-304"></span></p>
<h3>Pergi melakukan sesuatu dan kembali lagi</h3>
<p><strong>-te kuru</strong> bisa berarti &#8220;pergi dan kembali lagi&#8221;. Contoh tergampangnya adalah apa yang diucapkan orang Jepang saat pergi keluar rumah.</p>
<div class="sample">行ってきます！<br />
<strong class="exampleRomaji">itte kimasu!</strong><br />
Berangkat dulu ya! (literal: Saya pergi dulu dan nanti akan kembali lagi!)</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
行く (iku): pergi<br />
来る (kuru): datang
</p></blockquote>
<p>Kata dasar di sini adalah <strong>iku</strong> yang berarti pergi. Ya, yang mengucapkan ini pertama-tama akan pergi entah ke sekolah, toko, atau ke kantor. Tapi apa yang akan dilakukan setelah urusanya selesai? Tentu saja datang (<strong>kuru</strong>) kembali ke rumahnya! Oleh karenanya <strong>iku</strong> diubah menjadi bentuk te-nya yaitu <strong>itte</strong> dan diberi <strong>kimasu</strong> yaitu bentuk sopan <strong>kuru</strong>.</p>
<div style="text-align: right; font-size: 80%;">Sampingan: <a href="http://tutorial.yumeko.web.id/compound.html">Cara membuat bentuk te verba</a></div>
<p>Ini contoh lainnya:</p>
<div class="sample">原因を調べてきます<br />
<strong class="exampleRomaji">gen&#8217;in o shirabete kimasu</strong><br />
Saya akan menyelidiki penyebabnya (dan nanti akan datang lagi untuk melapor)</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
原因 (gen&#8217;in): sebab<br />
調べる (shiraberu): menyelidiki<br />
来る (kuru): datang
</p></blockquote>
<p>Pada kasus ini maksud <strong>-te kuru</strong> juga sama. Orang yang mengucapkannya pertama akan pergi untuk menyelidiki (<strong>shiraberu</strong>), lalu setelahnya akan datang (<strong>kuru</strong>) lagi misalnya untuk melaporkan hasilnya.</p>
<h3>Contoh dari dorama: Nobuta o Produce</h3>
<p>Maksud <strong>-te kuru</strong> sebetulnya sangatlah kongkrit dan mudah dibayangkan: &#8220;pergi, melakukan sesuatu, lalu datang kembali&#8221;. Kita akan mengangkat salah satu adegan dari dorama <a href="http://wiki.d-addicts.com/Nobuta_wo_Produce">Nobuta o Produce</a> episode 7 yang menggunakan <strong>-te kuru</strong> berkali-kali. Kalau bisa, coba dengarkan audionya juga.</p>
<p><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/04/kaban1.jpg" alt="Pergi mengambil tas dan kembali lagi" title="Pergi mengambil tas dan kembali lagi" width="450" height="253" class="alignnone size-full wp-image-306" /></p>
<p><small>Download: <a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/04/kaban_totte_kuru.mp3">kaban_totte_kuru.mp3</a> (58 KB)</small></p>
<div class="sample">か、鞄、取ってくるね<br />
<strong class="exampleRomaji">ka, kaban, totte kuru ne</strong><br />
A, aku ambil tas dulu ya (dan nanti kembali ke sini)</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
鞄 (kaban): tas<br />
取る (toru): mengambil<br />
来る (kuru): datang
</p></blockquote>
<p>Pada adegan ini Nobuta dan temannya Akira berada di ruang klub (1). Lalu karena sudah akan pulang, Nobuta mengatakan bahwa dia akan mengambil (<strong>toru</strong>) tasnya yang ada di kelas. Kenapa digunakan bentuk <strong>-te kuru</strong>? Karena nanti Nobuta akan <strong>datang</strong> kembali ke ruangan ini! Bisa dilihat bahwa Nobuta pergi (2), mengambil tasnya (3), lalu datang kembali (4).</p>
<p>Perhatikan bahwa karena ini antar teman dekat, Nobuta menggunakan bentuk biasanya yaitu <strong>kuru</strong> dan bukan <strong>kimasu</strong>.</p>
<p><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/04/hito.jpg" alt="Pergi memanggil bantuan dan kembali lagi" title="Pergi memanggil bantuan dan kembali lagi" width="450" height="296" class="alignnone size-full wp-image-311" /></p>
<p><small>Download: <a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/04/hito_yonde_kuru.mp3">hito_yonde_kuru.mp3</a> (158 KB)</small></p>
<div class="sample">野ブタ：　ご、ごめん！だ、大丈夫？　<strong class="exampleRomaji">go, gomen! da, daijoubu?</strong><br />
彰：　大丈夫、大丈夫、大丈夫　<strong class="exampleRomaji">daijoubu, daijoubu, daijoubu</strong><br />
野ブタ：　人、人呼んで、人呼んでくる　<strong class="exampleRomaji">hito, hito yonde, hito yonde kuru</strong><br />
Nobuta: Ma, maaf! ka, ka, kamu nggak apa-apa?<br />
Akira: Nggak apa-apa, nggak apa-apa.<br />
Nobuta: A, aku, aku pergi, aku pergi panggil orang dulu. (dan nanti kembali ke sini)</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
ごめん (gomen): maaf<br />
大丈夫 (daijoubu): baik-baik, OK<br />
人 (hito): orang<br />
呼ぶ (yobu): memanggil<br />
来る (kuru): datang
</p></blockquote>
<p>Berikutnya terjadi sesuatu dan Akira terluka! Nobuta panik, lalu mengatakan bahwa dia akan memanggil (<strong>yobu</strong>) orang untuk dimintai tolong. Kenapa digunakan bentuk <strong>-te kuru</strong> (untuk verba ini <strong>-de kuru</strong>)? Karena Nobuta berniat kembali ke ruang ini! Dan benar saja, dia kembali bersama teman lainnya yaitu Shuuji.</p>
<p><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/04/koori.jpg" alt="Pergi membeli es dan kembali lagi" title="Pergi membeli es dan kembali lagi" width="450" height="297" class="alignnone size-full wp-image-310" /></p>
<p><small>Download: <a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/04/koori_katte_kuru.mp3">koori_katte_kuru.mp3</a> (96 KB)</small></p>
<div class="sample">こ、氷、買ってくるね<br />
<strong class="exampleRomaji">ko, koori, katte kuru ne</strong><br />
A, aku beli es ya (dan nanti kembali ke sini)</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
氷 (koori): es<br />
買う (kau): membeli<br />
来る (kuru): datang
</p></blockquote>
<p>Terakhir, Nobuta pamit pergi lagi ke luar untuk membeli (<strong>kau</strong>) es agar darah Akira berhenti. Tentunya sudah tahu alasannya kenapa digunakan bentuk <strong>-te kuru</strong>. Setelah mengambil dompet (1) dan keluar membeli es (2), Nobuta kembali lagi menuju ruang klubnya (3) seperti yang diharapkan.</p>
<h3>Penutup</h3>
<p>Bahasa Inggris terkenal sangat mendetil soal waktu: kita bisa menemui berbagai macam kala (<em>tense</em>) di sana. Di lain pihak, tata bahasa Jepang sangat mendetil dalam hal-hal seperti kesopanan, perasaan, keinginan, dan rencana. Penggunaan <strong>-te kuru</strong> adalah salah satu contoh yang menyelipkan aspek rencana tersebut, yaitu rencana &#8220;akan kembali&#8221;.</p>
<p>Dengan kata lain, kalau pada semua contoh di atas bentuk <strong>-te kuru</strong> tidak digunakan, arti dasarnya tidaklah berubah. Misalnya, saat akan pergi keluar kamu bisa saja mengatakan hanya &#8220;<strong>ikimasu!</strong>&#8220;. Perbedaannya dengan <strong>itte kimasu</strong> hanyalah rencana kembali yang dibuat eksplisit.</p>
<p>Terakhir, ingat bahwa bentuk <strong>-te kuru</strong> bisa memiliki makna lain juga, tergantung verba dan konteksnya. Untuk penggunaan lain tersebut silahkan baca <a href="http://tutorial.yumeko.web.id/enduring.html">artikel lainnya</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yumeko.web.id/2009/04/14/te-kuru-pergi-dan-kembali-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
<enclosure url="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/04/kaban_totte_kuru.mp3" length="59349" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/04/hito_yonde_kuru.mp3" length="161331" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/04/koori_katte_kuru.mp3" length="97383" type="audio/mpeg" />
		</item>
		<item>
		<title>Rikaichan: Add-on kamus bahasa Jepang dan kamus kanji untuk Firefox</title>
		<link>http://www.yumeko.web.id/2008/06/15/rikaichan-add-on-kamus-bahasa-jepang-dan-kamus-kanji-untuk-firefox/</link>
		<comments>http://www.yumeko.web.id/2008/06/15/rikaichan-add-on-kamus-bahasa-jepang-dan-kamus-kanji-untuk-firefox/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 05:51:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agro Rachmatullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alat studi]]></category>
		<category><![CDATA[add-on]]></category>
		<category><![CDATA[Cho Chikun]]></category>
		<category><![CDATA[dorama]]></category>
		<category><![CDATA[firefox]]></category>
		<category><![CDATA[Horikita Maki]]></category>
		<category><![CDATA[kamus]]></category>
		<category><![CDATA[Kanji]]></category>
		<category><![CDATA[Natsume Souseki]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[Oda Nobunaga]]></category>
		<category><![CDATA[pengarang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yumeko.web.id/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[
Semua orang menggunakannya! Sebagai pelajar bahasa Jepang, program yang wajib kamu punya untuk menjelajahi web adalah kombinasi browser Mozilla Firefox ditambah add-on Rikaichan. Rikaichan berfungsi sebagai kamus bahasa Jepang yang bekerja menggunakan popup, jadi saat membaca halaman suatu situs kamu tidak perlu bolak-balik ke program kamus terpisah.
Instalasi
Pertama-tama, download dan install Firefox kalau kamu belum memilikinya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2008/06/rikaichan_aktif_border.gif" alt="Rikaichan, add-on kamus bahasa Jepang dan kamus kanji untuk Firefox" title="Rikaichan, add-on kamus bahasa Jepang dan kamus kanji untuk Firefox" width="381" height="265" class="alignnone size-full wp-image-88" /></p>
<p>Semua orang menggunakannya! Sebagai pelajar bahasa Jepang, program yang wajib kamu punya untuk menjelajahi web adalah kombinasi browser Mozilla Firefox ditambah add-on Rikaichan. Rikaichan berfungsi sebagai kamus bahasa Jepang yang bekerja menggunakan popup, jadi saat membaca halaman suatu situs kamu tidak perlu bolak-balik ke program kamus terpisah.</p>
<h3>Instalasi</h3>
<p>Pertama-tama, download dan install <a href="http://getfirefox.com/">Firefox</a> kalau kamu belum memilikinya. Setelahnya, kunjungi halaman utama <a href="http://www.polarcloud.com/rikaichan/">Rikaichan</a> lalu install ekstensi utamanya (<em>main extension</em>) dan salah satu kamus (<em>word dictionary</em>) yang ada. Saya menggunakan kamus Jepang-Inggris, namun ada beberapa pilihan lain misalnya Jepang-Jerman dan Jepang-Perancis. Sayangnya belum ada kamus Jepang-Indonesia.</p>
<p><span id="more-86"></span></p>
<p>Kalau kamu mengklik pranalanya dari Firefox, Firefox akan mencoba untuk langsung menginstallnya. Kalau kamu memilih untuk menyimpannya lebih dulu ke hard disk dan menginstallnya belakangan, klik kanan pranalanya dan pilih <code>Save Link As...</code>. Instalasi manual bisa dilakukan lewat menu <code>File</code> &#8211; <code>Open File...</code> dan memilih berkas <code>.xpi</code> yang ingin diinstall.</p>
<h3>Penggunaan</h3>
<p>Untuk menyalakan Rikaichan di suatu halaman, tekan kombinasi tombol <code>Alt</code> + <code>Ins</code>. Nanti akan muncul pesan berikut:</p>
<p><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2008/06/menyalakan_rikaichan.gif" alt="Pesan bahwa Rikaichan telah dinyalakan" title="Pesan bahwa Rikaichan telah dinyalakan" width="257" height="258" class="alignnone size-full wp-image-89" /></p>
<p>Kalau entah kenapa tidak bisa nyala dengan cara itu, kamu bisa mengaktifkannya lewat menu <code>Tools</code> &#8211; <code>Rikaichan</code>. (Kalau lewat menu ini, pasti nyala walaupun mungkin tanpa ada pesan apapun)</p>
<p>Setelahnya, kamu tinggal mengarahkan kursor mouse kamu ke awal kata yang tidak kamu ketahui. Otomatis Rikaichan akan memunculkan dirinya:</p>
<p><a href='http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2008/06/rikaichan_aktif.gif'><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2008/06/rikaichan_aktif.gif" alt="Rikaichan, add-on kamus bahasa Jepang dan kamus kanji untuk Firefox" title="Rikaichan, add-on kamus bahasa Jepang dan kamus kanji untuk Firefox" width="377" height="261" class="alignnone size-full wp-image-87" /></a></p>
<p>Untuk setiap kemungkinan, Rikaichan akan menunjukkan cara membacanya dalam kana dan juga artinya.</p>
<p>Rikaichan juga cukup canggih karena bisa bekerja pada kata yang terinfleksi. Misalnya, kata yang muncul di halaman web mungkin &#8220;tabemasu&#8221; tapi dia bisa mencari bentuk dasarnya &#8220;taberu&#8221; di kamus.</p>
<h3>Kamus kanji</h3>
<p>Secara <em>default</em>, Rikaichan akan memunculkan kamus kata seperti di atas. Kalau yang ingin kamu cari adalah informasi kanji, misalnya seluruh <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kanji">bacaan on dan kun</a> yang ada, kamu tinggal menekan shift saat kamus katanya muncul:</p>
<p><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2008/06/rikaichan_sebagai_kamus_kanji.gif" alt="Rikaichan sebagai kamus kanji" title="Rikaichan sebagai kamus kanji" width="353" height="393" class="alignnone size-full wp-image-90" /></p>
<p>Informasinya sangat banyak, mulai dari jumlah guratan, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/J%C5%8Dy%C5%8D_kanji">kelas Jouyou</a> kanji tersebut, sampai indeksnya untuk berbagai kamus.</p>
<h3>Rikaichan Lookupbar</h3>
<p>Kamu bisa juga menggunakan Rikaichan sebagai kamus elektronik tradisional, di mana kamu mengetikkan atau mempaste kata yang ingin dicari. Gunakan Rikaichan Lookupbar yang bisa dimunculkan dengan tombol <code>Alt</code> + <code>Del</code> atau melalui menu <code>Tools</code> &#8211; <code>Rikaichan Lookupbar</code>:</p>
<p><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2008/06/rikaichan_lookupbar.gif" alt="Rikaichan lookupbar sebagai kamus bahasa Jepang tradisional" title="Rikaichan lookupbar sebagai kamus bahasa Jepang tradisional" width="254" height="234" class="alignnone size-full wp-image-91" /></p>
<p>Kamu tinggal menuliskan masukannya di kotak teks yang tersedia. Perlu diketahui bahwa dia tidak menerima masukan romaji. Jadi pastikan bahwa sistem kamu bisa untuk <a href="http://www.yumeko.web.id/2008/06/05/cara-menulis-huruf-jepang-di-windows-xp-menginstall-microsoft-input-method-editor-ime/">menulis huruf Jepang</a>.</p>
<h3>Lain-lain</h3>
<p>Saat kamusnya muncul, kamu bisa menekan <code>C</code> untuk mengkopi isinya. Lalu, kamu bisa melihat tombol pintas lain beserta mengubah berbagai macam opsi dan setting yang ada dari menu <code>Tools</code> &#8211; <code>Add-ons</code>.</p>
<p>Secara umum, kamus dasarnya tidak memuat nama orang. Tapi di situs Rikaichan kamu bisa mengunduh kamus nama (<em>names dictionary</em>) tambahan sebesar 11 MB yang juga berisi nama tempat. Kamus namanya sangat lengkap sampai ke tingkat yang mengerikan. Dia mengenali mulai dari tokoh sejarah seperti 織田信長 (<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Oda_Nobunaga">Oda Nobunaga</a>), pengarang terkenal seperti 夏目漱石 (<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Natsume_S%C5%8Dseki">Natsume Souseki</a>), pemain igo seperti 趙冶勲 (<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Cho_Chikun">Chou Chikun</a>), sampai aktris seperti 堀北真希 (<a href="http://wiki.theppn.org/Horikita_Maki">Horikita Maki</a>)! Kamus nama tersebut sangat berguna untuk membaca <a href="http://www.mainichi.jp">berita</a> dan tulisan-tulisan tentang Jepang dari Internet!</p>
<h3>Penutup</h3>
<p>Tidak perlu diragukan lagi bahwa Rikaichan adalah alat yang esensial bagi pelajar bahasa Jepang. Hanya dengan berbekal <a href="http://tutorial.yumeko.web.id/hiragana.html">hiragana</a> dan <a href="http://tutorial.yumeko.web.id/katakana.html">katakana</a>, kamu otomatis langsung bisa mengakses semua tulisan Jepang yang ada di dunia luar sana! Install plugin ini, coba, dan kamu akan segera heran bahwa kamu dulunya bisa hidup tanpa Rikaichan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yumeko.web.id/2008/06/15/rikaichan-add-on-kamus-bahasa-jepang-dan-kamus-kanji-untuk-firefox/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>48</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

