
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yumeko &#187; Okazaki Ushio</title>
	<atom:link href="http://www.yumeko.web.id/tag/okazaki-ushio/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.yumeko.web.id</link>
	<description>Belajar budaya dan bahasa Jepang bersama</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Mar 2010 08:00:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Bentuk Perintah pada Bahasa Jepang</title>
		<link>http://www.yumeko.web.id/2009/11/14/bentuk-perintah-pada-bahasa-jepang/</link>
		<comments>http://www.yumeko.web.id/2009/11/14/bentuk-perintah-pada-bahasa-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 16:50:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agro Rachmatullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menengah]]></category>
		<category><![CDATA[after story]]></category>
		<category><![CDATA[audio]]></category>
		<category><![CDATA[clannad]]></category>
		<category><![CDATA[Detroit Metal City]]></category>
		<category><![CDATA[DMC]]></category>
		<category><![CDATA[Okazaki Naoyuki]]></category>
		<category><![CDATA[Okazaki Tomoya]]></category>
		<category><![CDATA[Okazaki Ushio]]></category>
		<category><![CDATA[visual novel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yumeko.web.id/?p=461</guid>
		<description><![CDATA[
Sini!
Pada bahasa Indonesia, banyak bentuk kamus verba yang sudah langsung merupakan bentuk perintah. Contohnya adalah &#8220;Makan!&#8221;, &#8220;Baca!&#8221;, dan &#8220;Pergi!&#8221; Di bahasa Jepang, kita tentunya juga bisa memberikan perintah. Namun kita perlu mengubah verbanya menjadi bentuk perintah terlebih dahulu. Aturannya merupakan salah satu yang tergampang di bahasa Jepang, jadi kamu bisa dengan mudah bersenang-senang (atau mendapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/ke_sini.jpg" alt="Ke sini!" title="Ke sini!" width="400" height="268" class="alignnone size-full wp-image-493" /><br />
<span style="font-size: 80%">Sini!</span></p>
<p>Pada bahasa Indonesia, banyak bentuk kamus verba yang sudah langsung merupakan bentuk perintah. Contohnya adalah &#8220;Makan!&#8221;, &#8220;Baca!&#8221;, dan &#8220;Pergi!&#8221; Di bahasa Jepang, kita tentunya juga bisa memberikan perintah. Namun kita perlu mengubah verbanya menjadi bentuk perintah terlebih dahulu. Aturannya merupakan salah satu yang tergampang di bahasa Jepang, jadi kamu bisa dengan mudah bersenang-senang (atau mendapat masalah).</p>
<p>Sebelumnya, ingatlah bahwa ini adalah bahasa yang sangat kasar sehingga seharusnya kamu tidak akan sering memerlukannya. Untuk meminta orang melakukan sesuatu, banyak pilihan sopan lain yang tersedia misalnya menggunakan <strong>-te kudasai</strong>.</p>
<p>Hanya saja, bentuk perintah sangat sering muncul di media seperti dorama, anime, dan manga sehingga kamu perlu mengetahuinya. Saat kamu menemui bentuk ini, perhatikan baik-baik konteksnya. Contohnya adalah dua orang yang sedang bertarung dan meneriakkan &#8220;<strong>shine!</strong>&#8221; (Mati sana!). Dalam hal ini, karena mereka memang berniat saling menghabisi tentunya tidak perlu bersopan-sopan.</p>
<p><span id="more-461"></span></p>
<h3>Bentuk perintah positif</h3>
<p>Untuk melakukan konjugasinya, kamu harus bisa <a href="http://tutorial.yumeko.web.id/verbs.html">membedakan antara verba-ru dan verba-u</a>. Setelahnya ikuti aturan berikut:</p>
<div style="border: 2px solid black; padding: 10px; background-color: rgb(238, 255, 238);">
<strong>Cara membuat bentuk perintah</strong></p>
<ol>
<li><strong>Verba-ru</strong>: Ganti <strong>ru</strong> dengan <strong>ro</strong>.<br />
<strong>tabe<strike>ru</strike></strong> → <strong>tabe<u>ro</u></strong> (makan!)<br />
<strong>oki<strike>ru</strike></strong> → <strong>oki<u>ro</u></strong> (bangun!)<br />
<strong>tsuzuke<strike>ru</strike></strong> → <strong>tsuzuke<u>ro</u></strong> (lanjutkan!/terus!)</li>
<li><strong>Verba-u</strong>: Ganti suara u di akhir dengan suara e.<br />
<strong>i<strike>ku</strike></strong> → <strong>i<u>ke</u></strong> (pergi!)<br />
<strong>no<strike>mu</strike></strong> → <strong>no<u>me</u></strong> (minum!)<br />
<strong>kae<strike>ru</strike></strong> → <strong>kae<u>re</u></strong> (pulang!)<br />
<strong>hashi<strike>ru</strike></strong> → <strong>hashi<u>re</u></strong> (lari!)<br />
<strong>ganba<strike>ru</strike></strong> → <strong>ganba<u>re</u></strong> (berusahalah!)<br />
<strong>shi<strike>nu</strike></strong> → <strong>shi<u>ne</u></strong> (mati!)</li>
<li><strong>Perkecualian</strong>: <strong>suru</strong> menjadi <strong>shiro</strong> (lakukan!), <strong>kuru</strong> menjadi <strong>koi</strong> (datang!), dan <strong>kureru</strong> menjadi <strong>kure</strong> (berikan!)</li>
</ol>
</div>
<h3>Bentuk perintah negatif</h3>
<p>Untuk membuat bentuk perintah negatif, kita tinggal menempelkan <strong>na</strong> di belakang verbanya. Aturan sederhana ini berlaku untuk semua verba. Perhatikan juga bahwa ada akhiran kalimat <strong>na</strong> yang menyatakan emosi, namun ini berbeda dengan <strong>na</strong> yang dipelajari di sini (bisa diketahui dari konteks dan intonasinya).</p>
<div style="border: 2px solid black; padding: 10px; background-color: rgb(238, 255, 238);">
<strong>Cara membuat bentuk perintah negatif</strong><br />
Tambahkan <strong>na</strong> ke akhir verba. Contoh:</p>
<ul>
<li><strong>taberu</strong> → <strong>taberu <u>na</u></strong> (jangan makan!)</li>
<li><strong>iu</strong> → <strong>iu <u>na</u></strong> (jangan mengatakan!)</li>
<li><strong>shinu</strong> → <strong>shinu <u>na</u></strong> (jangan mati!)</li>
<li><strong>suru</strong> → <strong>suru <u>na</u></strong> (jangan melakukan!)</li>
</ul>
</div>
<p>Perhatikan bahwa <strong>suru na</strong> bisa disingkat menjadi <strong>sun na</strong>.</p>
<h3>Contoh</h3>
<p>Di bagian ini akan diberikan beberapa contoh penggunaan bentuk perintah. Semuanya diambil dari anime <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Clannad_(anime)">CLANNAD AFTER STORY</a>.</p>
<p><small>Download: <a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/kue.mp3">kue.mp3</a> (175 KB)</small></p>
<div class="sample">朋也：ほら、<u>食え</u>。<br />
汐：わあ。<br />
朋也：どうした、独りで食べられるだろう。<br />
汐：いただきます。</p>
<p><strong>tomoya: hora, <u>kue</u>.<br />
ushio: waa.<br />
tomoya: doushita, hitori de taberareru darou.<br />
ushio: itadakimasu.<br />
</strong><br />
Tomoya: Nih, <u>makan</u>!<br />
Ushio: Waah.<br />
Tomoya: Kenapa? Bisa makan sendiri kan?<br />
Ushio: Selamat makan.</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
ほら (hora): lihat!<br />
食う (kuu): makan<br />
どうした (doushita): ada apa?/apa yang terjadi?<br />
独り (hitori): sendiri<br />
食べる (taberu): makan<br />
いただきます (itadakimasu): ungkapan sebelum makan
</p></blockquote>
<p>Ini adalah pembicaraan seorang bapak kepada anaknya. Kata dasarnya adalah <strong>kuu</strong> (makan) yang merupakan bentuk vulgar <strong>taberu</strong>.</p>
<p><small>Download: <a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/ro-na.mp3">ro-na.mp3</a> (175 KB)</small></p>
<div class="sample">直幸：それじゃ、ここで。<br />
朋也：体に<u>気をつけろ</u>よ。<br />
直幸：ああ。<br />
朋也：酒、<u>飲みすぎるな</u>よ。<br />
直幸：ああ。</p>
<p><strong class="exampleRomaji">naoyuki: sore ja, koko de.<br />
tomoya: karada ni <u>ki o tsukero</u> yo.<br />
naoyuki: aa.<br />
tomoya: sake, <u>nomisugiru na</u> yo.<br />
naoyuki: aa.</strong></p>
<p>Naoyuki: Kalau begitu, sampai di sini ya&#8230;<br />
Tomoya: <u>Jaga kesehatan</u> loh!<br />
Naoyuki: Iya.<br />
Tomoya: <u>Jangan terlalu banyak minum</u> sake loh!<br />
Naoyuki: Iya.
</div>
<blockquote class="smallDict"><p>
それじゃ (sore ja): kalau begitu<br />
ここ (koko): di sini<br />
体 (karada): tubuh<br />
気をつける (ki o tsukeru): berhati-hati<br />
ああ (aa): iya<br />
酒 (sake): sake, minuman beralkohol<br />
飲みすぎる (nomisugiru): minum terlalu banyak
</p></blockquote>
<p>Di atas adalah perkataan seorang anak yang sudah dewasa kepada ayahnya. Bukan cara bicara yang sopan ke orang tua, tapi mengingat bahwa si anak ditinggal ibunya sejak kecil dan si ayah hidupnya kacau, maka bisa dipahami juga bahwa anak tersebut kehilangan rasa hormatnya kepada ayahnya sehingga gaya bicaranya seperti itu.</p>
<div style="text-align: right; font-size: 80%;">Sampingan: <a href="http://www.yumeko.web.id/2009/09/24/menambahkan-arti-terlalu-dengan-kata-sugiru/">Menambahkan arti “terlalu” dengan kata sugiru</a></div>
<p><small>Download: <a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/koi.mp3">koi.mp3</a> (102 KB)</small></p>
<p class="sample">隠れているつもりか。丸見えだぞ。こっち<u>来い</u>よ、んなとこ立ってないで。<br />
<strong class="exampleRomaji">kakurete iru tsumori ka. marumie da zo. kocchi <u>koi</u> yo, nna toko tatte nai de.</strong><br />
Mau sembunyi nih ceritanya? Keliatan jelas tahu nggak. Ayo <u>ke sini</u>, jangan berdiri di tempat kaya gitu.</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
隠れる (kakureru): bersembunyi<br />
つもり (tsumori): rencana<br />
丸見え (marumie): kelihatan jelas<br />
こっち (kocchi): sini<br />
来る (kuru): datang<br />
んな (nna): seperti itu<br />
とこ (toko): tempat<br />
立つ (tatsu): berdiri
</p></blockquote>
<p>Dialog di atas juga pembicaraan ayah ke anaknya. <strong>nna</strong> merupakan singkatan <strong>sonna</strong> (seperti itu).</p>
<p><small>Download: <a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/tekure.mp3">tekure.mp3</a> (176 KB)</small></p>
<p class="sample">渚、<u>待ってくれ</u>よ、渚。もう少し、話をしよう。聞いてくれてるだけでいいから。<br />
<strong class="exampleRomaji">nagisa, <u>matte kure</u> yo, nagisa. mou sukoshi, hanashi o shiyou. kiite kureteru dake de ii kara.</strong><br />
Nagisa, <u>tunggu</u> Nagisa! Kita bicara sedikit lagi yuk. Kamu cukup dengerin aja kok.</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
渚 (nagisa): pantai (nama orang)<br />
待つ (matsu): menunggu<br />
もう (mou): lebih, lagi<br />
少し (sukoshi): sedikit<br />
話 (hanashi): pembicaraan<br />
する (suru): melakukan<br />
聞く (kiku): mendengarkan<br />
くれる (kureru): melakukan sesuatu untuk orang lain<br />
たげ (dake): hanya<br />
いい (ii): baik
</p></blockquote>
<p>Ini adalah pembicaraan suami kepada istrinya yang baru melahirkan, berusaha agar istrinya tidak hilang kesadaran. Bentuk perintah dari <strong>-te kureru</strong> yaitu <strong>-te kure</strong> lebih mengandung makna permohonan dibanding bentuk perintah langsungnya (dalam hal ini <strong>mate</strong>).</p>
<h3>Konjugasi alternatif</h3>
<p>Selain konjugasi yang diberikan di atas, <strong>suru</strong> juga bisa memiliki bentuk perintah <strong>seyo</strong>. Selain itu, verba-ru juga bisa dibuat ke bentuk perintah dengan mengganti <strong>ru</strong> menjadi <strong>yo</strong>. Contohnya, &#8220;<strong>tabeyo!</strong>&#8221; juga berarti &#8220;Makan!&#8221; (Bedakan dengan &#8220;<strong>tabeyou</strong>&#8221; yang berarti &#8220;mari makan&#8221;).</p>
<p class="sample">円周率は、3．05より大きい事を<u>証明せよ</u><br />
<strong class="exampleRomaji">enshuuritsu wa, san ten zero go yori ookii koto o <u>shoumei seyo</u></strong><br />
<u>Buktikan</u> bahwa π (pi) lebih besar dari 3.05!</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
円周率 (enshuuritsu): π (pi = 3.14159&#8230;)<br />
より (yori): dibandingkan, daripada<br />
大きい (ookii): besar<br />
事 (koto): hal<br />
証明 (shoumei): bukti
</p></blockquote>
<p>Bentuk perintah sering ditemukan pada soal-soal seperti pada contoh di atas.</p>
<p class="sample">殺せ殺せすべてを殺せ<br />
サツガイ　サツガイせよ<br />
<strong class="exampleRomaji">korose korose subete o korose<br />
satsugai satsugai seyo</strong><br />
Bunuh! Bunuh! Bunuh semua!<br />
Bunuh! Bunuh!</p>
<blockquote class="smallDict"><p>
殺す (korosu): membunuh<br />
すべて (subete): semua<br />
殺害 (satsugai): pembunuhan
</p></blockquote>
<p>Contoh di atas yang diambil dari lirik lagu <a href="http://www.youtube.com/watch?v=YI7jl34tmgA">SATSUGAI</a> menggunakan dua kata berbeda untuk &#8220;membunuh&#8221; yaitu <strong>korosu</strong> dan <strong>satsugai suru</strong>. Bisa dilihat bahwa lagu tersebut menggunakan konjugasi <strong>seyo</strong> dan bukan <strong>shiro</strong>.</p>
<h3>Contoh di lagu</h3>
<p><img src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/chouchou.jpg" alt="Bernyanyi lagu anak-anak chouchou" title="Bernyanyi lagu anak-anak chouchou" width="400" height="267" class="alignnone size-full wp-image-494" /></p>
<p>Sebagai penutup, kita akan mengangkat satu lagu anak-anak yang berisi bentuk perintah. Lagu ini berjudul &#8220;Chouchou&#8221; yang berarti kupu-kupu. Dalam hal ini yang diperintah adalah kupu-kupu sehingga tentunya tidak ada masalah dari segi kesopanan.</p>
<p>Silahkan dengar lagunya di bawah ini (sumber: <a href="http://www.youtube.com/watch?v=hptlF3N-cJU">YouTube</a>)</p>
<p><small>Download: <a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/chouchou.mp3">chouchou.mp3</a> (338 KB)</small></p>
<div class="sample"><strong>ちょうちょう (chouchou, kupu-kupu)</strong></p>
<p>ちょうちょう　ちょうちょう　<br />
菜の葉に　とまれ<br />
菜の葉に　あいたら<br />
桜にとまれ<br />
桜の花の<br />
花から　花へ<br />
とまれよ　遊べ<br />
遊べよ　とまれ</p>
<p><strong class="exampleRomaji">chouchou chouchou<br />
na no ha ni tomare<br />
na no ha ni aitara<br />
sakura ni tomare<br />
sakura no hana no<br />
hana kara hana e<br />
tomare yo asobe<br />
asobe yo tomare</strong></p>
<p>Kupu-kupu, kupu-kupu<br />
Hinggaplah ke daun sayuran<br />
Kalau bosan dengan daun sayuran<br />
Hinggaplah ke pohon Sakura<br />
Bunganya Sakura<br />
Dari satu bunga ke bunga lainnya<br />
Hinggaplah, bermainlah<br />
Bermainlah, hinggaplah
</p></div>
<blockquote class="smallDict"><p>
ちょうちょう (chouchou): kupu-kupu<br />
菜 (na): tumbuhan sayuran<br />
葉 (ha): daun<br />
とまる (tomaru): berhenti<br />
あく (aku): lelah, capai, bosan<br />
桜 (sakura): pohon sakura<br />
花 (hana): bunga<br />
遊ぶ (asobu): bermain
</p></blockquote>
<p>(Ini adalah versi Jepang dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/H%C3%A4nschen_klein">lagu Jerman aslinya</a>)</p>
<p>Dalam lagu ini kamu bisa menemui verba <strong>tomaru</strong> (berhenti) dan <strong>asobu</strong> (bermain) pada bentuk perintahnya. Hal lain yang menarik di lagu ini adalah penggunaan verba <strong>aku</strong> (飽く) yang merupakan bentuk sastra dari <strong>akiru</strong> (飽きる, capek, bosan). (Sebagai contoh lain, bentuk sastra dari　<strong>yameru</strong> (berhenti) adalah <strong>yamu</strong>)</p>
<p>Kalau ingin sedikit latihan tambahan, coba dengarkan lagu-lagu berikut dan cari bentuk perintah di dalamnya:</p>
<ul>
<li>Buono! &#8211; Honto no Jibun: <a href="http://www.youtube.com/watch?v=-SBCwuMLSkg">lagu</a> | <a href="http://projecthello.com/shugo/honto.html">lirik</a></li>
<li>Buono! &#8211; Renai Rider: <a href="http://www.youtube.com/watch?v=kT5sj9HIWfQ">lagu</a> | <a href="http://projecthello.com/shugo/renairider.html">lirik</a></li>
<li>H.P. All Stars &#8211; ALL FOR ONE &#038; ONE FOR ALL!: <a href="http://www.youtube.com/watch?v=Tsk3QXyG5ZA">lagu</a> | <a href="http://projecthello.com/shuffles/allforone.html">lirik</a></li>
</ul>
<h3>Penutup</h3>
<p>Bentuk perintah akan sering ditemui sehingga kamu perlu memahaminya. Walaupun begitu, karena ini adalah bahasa kasar jadi jangan digunakan sembarangan.</p>
<p><!--</p>
<p>http://www.d-score.com/ar/A02111102.html</p>
<p>http://homepage1.nifty.com/moritake/ongaku/cyo.htm</p>
<p>--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yumeko.web.id/2009/11/14/bentuk-perintah-pada-bahasa-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
<enclosure url="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/kue.mp3" length="178467" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/ro-na.mp3" length="178467" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/koi.mp3" length="103652" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/tekure.mp3" length="180139" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/chouchou.mp3" length="345101" type="audio/mpeg" />
		</item>
	</channel>
</rss>
